Konser “Hey Slank – Berani Kita Beda Tour” di Palembang Sukses Besar, 22 Ribu Penonton Tertib dan Kondusif

PALEMBANG, Catatan Junalist  — Konser Tour HS bertajuk “Hey Slank – Berani Kita Beda Tour” yang digelar di Stadion Atletik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu malam (24/5/2026), berlangsung sukses, aman, dan tertib. Antusiasme masyarakat Sumatera Selatan begitu tinggi dengan total hampir 22 ribu penonton memadati arena konser.

Ribuan Slankers menikmati penampilan Slank dengan nyaman dan kondusif sepanjang acara berlangsung. Kesuksesan konser tersebut bahkan mendapat apresiasi dari pihak kepolisian maupun manajemen promotor atas kedisiplinan masyarakat Palembang.

Konser di Palembang menjadi salah satu kota dengan animo penonton terbesar dalam rangkaian Tour HS “Hey Slank – Berani Kita Beda Tour” yang digelar di 10 kota besar di Indonesia. Palembang sendiri menjadi kota ketujuh dalam rangkaian tur nasional tersebut.

Kemegahan tata cahaya, kualitas soundsystem, hingga panggung spektakuler membuat konser ini disebut sebagai salah satu pertunjukan musik terbesar dan paling berkesan di Palembang dalam beberapa tahun terakhir.

Owner 86 Solution, Hardiansyah, mengaku bangga karena perusahaannya dipercaya menjadi penyedia rigging utama konser tersebut. Menurutnya, keterlibatan vendor lokal membuktikan bahwa sumber daya manusia di Palembang mampu bersaing dalam penyelenggaraan event nasional berskala besar.

“Kami merasa bangga dapat ikut menyukseskan konser Slank bertajuk ‘Hey Slank – Berani Kita Beda Tour’ di Palembang,” ujar Hardiansyah.

Ia menjelaskan, proses pembangunan panggung utama dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan melibatkan sekitar 30 pekerja lokal selama tiga hari pengerjaan.

“Event besar seperti ini sangat membantu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal,” katanya.

Di sisi lain, keberhasilan konser juga tidak lepas dari pengamanan yang maksimal. Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan jumlah penonton jauh melampaui estimasi awal yang hanya berkisar 8 ribu hingga 10 ribu orang.

“Alhamdulillah konser dapat terlaksana dengan sangat aman dan kondusif,” ujar Sonny saat konferensi pers di Ruang Rapat Cendrawasih, Senin (25/5/2026).

Sonny mengungkapkan, sebelumnya sempat ada keraguan terkait pelaksanaan konser Slank di Palembang karena karakteristik penggemarnya yang dinilai memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan sejak 2017 hingga 2025, rekomendasi keramaian untuk konser Slank disebut belum pernah diterbitkan karena pertimbangan keamanan.

“Namun di tahun 2026 ini kita bisa membuktikan bahwa konser Slank di Kota Palembang dapat berjalan sangat aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan, mulai dari Pemerintah Kota Palembang, Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, Kodim 0418, Dinas Kesehatan, PMI, hingga tim keamanan penyelenggara.

Kapolrestabes turut memuji kedisiplinan para Slankers dan masyarakat yang hadir. Menurutnya, usai konser para penonton secara sadar mengumpulkan sampah botol minuman sehingga mempermudah petugas kebersihan.

“Yang kami khawatirkan seperti balapan liar ataupun tawuran juga tidak terjadi. Setelah konser selesai sekitar pukul 22.00 WIB, pukul 23.00 WIB Kota Palembang sudah aman dan bersih semuanya,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan promotor Brandoview Tour HS, Aldo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder, aparat keamanan, media, dan masyarakat Palembang yang telah mendukung suksesnya konser tersebut.

“HS datang ke Palembang bukan sekadar konser, tetapi ingin memberikan dampak positif. Dan ternyata masyarakat Palembang menerima kami dengan sangat baik,” ujarnya.

Menurut Aldo, antusiasme masyarakat Palembang menjadi salah satu yang terbesar selama rangkaian tur berlangsung. Bahkan, Palembang disebut sebagai kota paling aman dan tertib selama pelaksanaan Tour HS di Indonesia.

“Awalnya ada kekhawatiran bagaimana kondisi di Palembang, ternyata jauh dari perkiraan. Ini adalah kota paling aman dan paling tertib,” ungkapnya.

Hal yang paling membuat pihak promotor kagum, lanjut Aldo, adalah kesadaran penonton yang secara spontan mengumpulkan sampah usai konser tanpa instruksi panitia.

“Tidak ada arahan, tapi penonton dengan spontan mengumpulkan botol plastik. Itu sangat istimewa bagi saya,” tambahnya.

Ia berharap Slankers Palembang dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Sumatera yang akan disinggahi dalam rangkaian tur berikutnya.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *