Ketua Umum Karang Taruna Ajak Kader Bergerak Nyata: Tak Perlu Tunggu Program Besar untuk Berdampak

PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budisatrio Djiwandono, mengajak seluruh kader Karang Taruna di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dan tidak hanya menjadi organisasi yang hadir secara struktural, tetapi benar-benar bergerak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Budisatrio, Karang Taruna harus membangun komunikasi dan jaringan yang luas, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, kecamatan dan desa. Kolaborasi juga perlu diperkuat dengan perguruan tinggi, perusahaan swasta, lembaga swadaya masyarakat, hingga kelompok masyarakat sipil.

“Yang kita inginkan adalah membangun kolaborasi, menambah ilmu pengetahuan dan kesadaran, serta merencanakan program-program yang bisa berdampak. Bukan hanya membantu mitigasi, tetapi ketika bencana terjadi kita juga harus bisa hadir dengan cepat,” ujarnya dalam arahannya Kick Off Bulan Bakti Karang Taruna Nasional Tahun 2026, Kamis (03/09/2026).

Budisatrio menegaskan masih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Mulai dari masyarakat kurang mampu, penyandang disabilitas, anak-anak yang kehilangan keluarga, hingga kelompok lanjut usia.

Menurutnya, ruang-ruang tersebut harus menjadi bagian dari gerakan nyata kader Karang Taruna di seluruh tingkatan.

“Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan. Di situlah kader Karang Taruna harus hadir dan bergerak,” katanya.

Selain persoalan sosial, Budisatrio juga menaruh perhatian terhadap isu perubahan iklim dan lingkungan hidup. Ia mengajak generasi muda untuk mulai membangun kesadaran bahwa tindakan sederhana yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan.

Menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air dari sampah, memilah sampah, menjaga hutan, menghijaukan kembali lingkungan, hingga menjaga sumber daya air, menurutnya merupakan langkah-langkah kecil yang manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi berikutnya.

“Sedikit yang kita lakukan hari ini, apa pun itu, untuk menjaga lingkungan kita akan dirasakan efeknya oleh generasi-generasi yang akan datang,” tegasnya.

Memasuki momentum Hari Ulang Tahun ke-66 Karang Taruna, Budisatrio mengajak seluruh pengurus dan kader, mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan, untuk semakin aktif melibatkan anak-anak muda di daerah masing-masing.

Ia menekankan bahwa perubahan tidak harus selalu dimulai dengan program besar dan anggaran besar.

“Tidak semua program atau langkah kita harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Langkah sekecil apa pun, asalkan dilandaskan dengan niat yang baik dan tulus, bisa benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Budisatrio berharap momentum Bulan Bakti Nasional Karang Taruna dapat menjadi ruang untuk menunjukkan gerakan dan kontribusi nyata kader di seluruh Indonesia.

Puncak Bulan Bakti Nasional Karang Taruna dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 23 hingga 24 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna akan memberikan penghargaan kepada kader-kader terbaik yang dinilai telah menghadirkan dampak positif dan nyata bagi lingkungan serta masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Budisatrio mengajak seluruh keluarga besar Karang Taruna untuk merapatkan barisan dan membangun organisasi yang semakin kuat, terbuka terhadap kolaborasi, serta hadir menjawab persoalan masyarakat.

“Karang Taruna harus hadir, bergerak dan berdampak bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *