PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Komandan Korem (Danrem) 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Adri Koesdyanto memberikan pengarahan sekaligus pamitan kepada prajurit, PNS, dan Persit Korem 044/Gapo di Balai Prajurit Korem 044/Gapo, Rabu (25/2/2026).
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Danrem yang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Vera Adri Koesdyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan seluruh jajaran selama dirinya menjabat sekitar 1 tahun 48 hari.
Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas selama ini tidak lepas dari soliditas dan kebersamaan seluruh prajurit, PNS, dan Persit.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama saya berdinas di Korem 044/Gapo. Semua tugas dapat kita laksanakan dengan baik karena kekompakan dan kebersamaan kita,” ujarnya.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Adri untuk menitipkan pesan moral kepada seluruh personel. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perbuatan karena setiap tindakan akan membawa konsekuensi di masa depan.
“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. Perbanyak sedekah, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” pesannya.
Tak hanya itu, Danrem juga mengenang berbagai momen kebersamaan selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, banyak kenangan indah yang telah terbangun dengan semangat guyub dan tanggung jawab bersama.
Sebagai penutup, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Sisa waktu penugasan yang ada mari kita manfaatkan untuk semakin kompak dan semakin guyub,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Adri turut mengingatkan tentang fenomena post-power syndrome atau sindrom pensiun. Ia mengimbau personel yang mendekati masa pensiun agar mempersiapkan mental sejak dini, menjaga silaturahmi, serta menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga.
“Yang tidak kalah penting, carilah kesibukan dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kita harus selalu siap mengabdi untuk masyarakat dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, menambah kesan mendalam dalam momen perpisahan tersebut, yang ditutup dengan pesan sederhana namun penuh makna: “Kenanglah Kami.”












