PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Kepala pelaksana BPD Sumatera Selatan M Iqbal Alisyahbana menyebutkan ada sejumlah parameter penetapan status siaga karutlah mulai dari peningkatan angka hotspot masuknya musim kemarau dan telah adanya Kebakaran Hutan dan Lahan.
“Jumlah hotspot pada bulan Mei 2025 mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan bulan April 2025 kenaikan tersebut dipicu oleh musim kemarau terjadi bertahap mulai akhir Mei hingga Juni di beberapa wilayah di bulan Mei jumlah titik panas mencapai 523 hotspot melonjak dua kali lipat dibandingkan April sekitar 214 hotspot,” kata Iqbal.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan dalam waktu dekat bakal segera menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan ini terkait dengan telah ditetapkannya 4 daerah di Sumsel dengan status siaga darurat bencana asap akibat kabutlah di beberapa waktu lalu.
“Ada sejumlah parameter penetapan status siaga karutlah mulai dari peningkatan angka hotspot masuknya musim kemarau dan telah adanya kerutlah di Kabupaten Ogan Ilir dan kota Prabumulih, ” kata Iqbal.
“Yang diharapkan akan segera dapat ditindaklanjuti terlebih dahulu saat rakor juga turut dihadiri pemangku kepentingan seperti dari biro hukum pemprov Sumsel hingga pengajuan sk-nya harus bisa lebih cepat,” ungkap Iqbal.
Laporan : Dede Sunarya











