OGAN ILIR, Catatan Jurnalist — Tim Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin bersama personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, serta pihak Tol Palembang-Indralaya (Palindra) berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (17/7/2026).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, dalam laporan tertulisnya menyampaikan kebakaran terjadi di kawasan sekitar Tol Palembang-Indralaya (Palindra) dengan titik koordinat S: -3.09997° dan E: 104.73252°.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare, sementara luas area yang berhasil dipadamkan sekitar 1 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar di atas tanah mineral dengan fungsi kawasan sebagai Areal Penggunaan Lain (APL). Lahan tersebut diketahui merupakan milik masyarakat.
Tim gabungan menyatakan kebakaran berhasil dikendalikan dan api telah padam setelah dilakukan pemadaman darat.
Dalam operasi tersebut, Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin mengerahkan satu unit mobil angkut personel, satu unit mobil tangki, dua unit pompa jinjing, serta sejumlah peralatan pemadam manual. Pemadaman dilakukan terhadap kebakaran tipe permukaan.
Proses pemadaman dimulai pada pukul 15.27 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 18.22 WIB.
Berdasarkan laporan, titik api pertama kali ditemukan oleh Tim Piket Pondok Kerja Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin saat melaksanakan patroli rutin di wilayah tersebut.
Mengetahui adanya kebakaran, anggota Manggala Agni langsung bergerak cepat melakukan pemadaman darat bersama personel TNI, Polri, BPBD Ogan Ilir, dan pihak Tol Palindra sehingga api tidak meluas ke area sekitar.
Cuaca selama proses penanganan terpantau cerah sejak pagi hingga sore hari, dengan kecepatan angin mencapai sekitar 18 kilometer per jam. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani.
Manggala Agni mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah meluasnya kebakaran di musim kemarau.












