BELU, Catatan Jurnalist – Kehadiran TNI di wilayah perbatasan tak hanya soal menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi sandaran harapan bagi masyarakat. Hal itulah yang kembali ditunjukkan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui program Jumat Curhat di Dusun Halilulik B, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Jumat (23/1/2026).
Dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan, personel Satgas membagikan paket sembako kepada keluarga kurang mampu. Sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga di daerah perbatasan.
Pabintal Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad, Kapten Arm Adriadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen Satgas sejak awal penugasan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan uluran tangan.
“Kami ingin saudara-saudara kita di perbatasan merasa tidak sendirian. Bantuan ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan beban mereka dan mengetuk kepedulian pihak lain yang memiliki kelebihan rezeki,” ujar Kapten Adriadi.
Ia menjelaskan, penentuan penerima bantuan dilakukan secara cermat melalui koordinasi dengan penyuluh Kementerian Agama (Kemenag) serta aparat desa setempat, agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling membutuhkan.
Ragam Program Sosial Satgas di Perbatasan
Tak hanya berbagi sembako, Satgas Yonarmed 12 Kostrad juga menjalankan berbagai program sosial selama empat bulan masa penugasan di Kabupaten Belu. Program tersebut mencakup pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bekerja sama dengan yayasan, layanan kesehatan gratis mulai dari pemeriksaan rutin hingga khitanan massal, serta dukungan di bidang pendidikan dengan menurunkan tenaga pendidik untuk sekolah-sekolah perbatasan.
Kapten Adriadi mengakui, tantangan geografis kerap menjadi kendala, terutama karena rumah warga yang saling berjauhan.
“Jika memungkinkan, kami datangi langsung dari rumah ke rumah agar bisa melihat kondisi warga secara nyata. Namun, untuk lokasi yang sangat terpencil, kami kumpulkan di satu titik agar penyaluran tetap berjalan efektif,” jelasnya.
Kegiatan ini pun disambut haru oleh warga. Hj. Jumardi, salah satu perwakilan penerima bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan personel TNI.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Semoga apa yang diberikan benar-benar membawa manfaat bagi kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti ini, Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad tidak hanya menjaga tapal batas negara, tetapi juga memperkuat ikatan batin antara TNI dan rakyat di wilayah perbatasan.
Laporan: Haman Hendrikus















