JAKARTA, Catatan Jurnalist — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merombak jajaran strukturalnya denga melantik sejumlah pejabat setingkat direktur di berbagai direktorat strategis. Posisi-posisi tersebut sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dan kini resmi memiliki pejabat definitif.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Tessa Mahardika Sugiarto. Mantan Juru Bicara KPK itu kini resmi menjabat sebagai Direktur Penyelidikan setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Plt di posisi yang sama.
Selain Tessa, Iskandar Marwanto yang dikenal sebagai jaksa senior di lingkungan KPK dilantik sebagai Kepala Biro Hukum. Sementara Budhi Sarumpaet dipercaya mengisi jabatan Direktur Penuntutan. Keduanya juga sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas.
Penguatan struktur juga dilakukan dengan melantik Kunto Ariawan sebagai Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat, Taryanto sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, serta Maruli Tua sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V.
Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Harefa, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan moral kepada para pejabat yang dilantik.
“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah dilantik. Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan keluarga. Ke depan, kami berharap seluruh jajaran mampu memberikan kontribusi maksimal bagi KPK dan negara,” ujar Cahya, Jumat (20/2/2026).
Ia menegaskan, Direktur Penyelidikan dituntut memimpin proses penyelidikan secara profesional, independen, dan akuntabel berbasis bukti yang kuat. Direktur Penuntutan diminta menjaga objektivitas sesuai peraturan perundang-undangan, sementara Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat diharapkan mampu mendorong keterlibatan publik dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Untuk Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, Cahya menekankan pentingnya deteksi dini serta pemetaan risiko guna mengidentifikasi potensi kerawanan korupsi. Sedangkan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V diminta memastikan efektivitas penanganan perkara di wilayah tugasnya. Kepala Biro Hukum pun diingatkan agar memperkuat perumusan dan harmonisasi regulasi demi memastikan kebijakan KPK memiliki landasan hukum yang kokoh.
Sebelumnya, KPK juga melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Pelantikan dipimpin langsung Ketua KPK, Setyo Budiyanto.
Tiga pejabat yang dilantik yakni Asep Guntur Rahayu sebagai Deputi Bidang Penindakan, Aminudin sebagai Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, serta Ely Kusumastuti sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi.
Dalam arahannya, Setyo menegaskan jabatan deputi merupakan tulang punggung arah kebijakan lembaga antirasuah. Ia menuntut para deputi tidak hanya bekerja optimal, tetapi juga visioner serta mampu menghasilkan capaian konkret.
“Setiap deputi diharapkan bekerja maksimal dan memiliki cara berpikir visioner. Kami menuntut hasil nyata dari setiap proses yang dijalankan,” tegasnya.
Setyo juga menekankan pentingnya integrasi antar unit agar organisasi bergerak lincah tanpa terhambat sekat birokrasi internal. Penyegaran di level pimpinan madya ini diharapkan menjadi momentum penguatan sumber daya manusia sekaligus memperkokoh komitmen pemberantasan korupsi yang kredibel dan responsif terhadap harapan publik.(Red)













