TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Bupati Tolikara, Wilem Wandik menunjukkan perhatian besar terhadap kegiatan gerejawi Doa Api Internasional yang diselenggarakan pada 1-5 Juli 2025, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Bentuk dukungan nyata itu diwujudkan melalui penyediaan fasilitas penginapan lengkap bagi para hamba Tuhan dan peserta dari wilayah Toli.
Fasilitas tersebut mencakup tempat tidur, kasur, selimut, karpet, hingga bantal, yang seluruhnya disediakan demi mendukung kelancaran pelayanan rohani selama kegiatan berlangsung.
Selain dukungan logistik, Bupati Wandik juga menyampaikan pesan penting kepada para pimpinan gereja terkait arah pembangunan dan pemekaran gereja di wilayah Tolikara. Ia mengimbau agar setiap langkah pemekaran gereja mempertimbangkan kemampuan jemaat, khususnya dalam hal pembiayaan pelayanan bagi para hamba Tuhan.
“Pemekaran gereja harus disesuaikan dengan kemampuan jemaat, supaya pelayanan dapat berjalan baik dan tidak menjadi beban bagi siapa pun, khususnya dalam memenuhi kebutuhan hamba Tuhan,” kata Wilem Wandik, Rabu (25/05/2025).
Ia menekankan bahwa pertumbuhan gereja harus dilandasi perencanaan yang matang, realistis, dan seimbang—baik secara rohani maupun materiil. Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan gereja yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan langkah tersebut, Bupati berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, sinode, dan jemaat lokal dalam membangun gereja yang kokoh secara spiritual dan organisatoris.
Laporan : Wendalimo Wenda













