Diduga Korsleting Listrik, Permukiman Padat di SU I Palembang Dilalap Api

PALEMBANG, Catatan Jurnalist Kobaran api meluluhlantakkan permukiman padat penduduk di Jalan Silaberanti Lorong Bersama RT 28 RW 07, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Sabtu (23/5/2026) siang. Sedikitnya empat rumah semi permanen hangus terbakar dalam insiden yang diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa itu sontak membuat warga panik. Sejumlah penghuni berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri ketika api mulai membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.

Salah satu korban, Juliandi, menuturkan kebakaran bermula saat aliran listrik di lantai dua rumahnya tiba-tiba padam sekitar pukul 10.30 WIB. Ia kemudian mencoba menyalakan kembali listrik melalui meteran KWH.

Namun hanya berselang sekitar 10 menit, kobaran api mendadak muncul dari bagian atas rumahnya.

“Listrik di rumah sempat mati, lalu saya hidupkan lagi lewat KWH. Tidak lama kemudian api muncul dari lantai dua,” ungkapnya.

Juliandi mengaku sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Akan tetapi, kobaran api dengan cepat membesar hingga merembet ke rumah warga lain di sekitarnya.

Dalam kondisi panik, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga. Masyarakat yang mengetahui kejadian itu kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Palembang.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam untuk menjinakkan api sebelum akhirnya kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolsek SU I, AKP Heri, mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi usai menerima laporan kebakaran. Petugas dari Polsek SU I bersama Tim Inafis dan SPKT Polrestabes Palembang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

“Benar, telah terjadi kebakaran di kawasan tersebut. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi,” ujar Heri didampingi Pamapta Tamia Rahmadhany.

Berdasarkan data sementara, empat rumah yang dihuni enam kepala keluarga (KK) terdampak dalam musibah tersebut. Para korban diketahui bernama Imron, Juliandi, Samsul, Maryani, Mang Acik, dan Yuli.

Polisi menduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan masih dalam proses pendataan pihak berwenang.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *