PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Di tengah arahan efisiensi anggaran dari Presiden, rencana pengadaan sejumlah fasilitas untuk rumah dinas pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan menuai sorotan serius dari kalangan Himpunan Aktivis Transformatif Pemuda Mahasiswa (HANTAM) Sumsel melalui koordinatornya, Ulil Mustofa, menyatakan keprihatinan terhadap sejumlah rencana pengadaan fasilitas yang dinilai tidak memiliki urgensi bagi kepentingan masyarakat.
Menurut Ulil Mustofa, rencana belanja fasilitas tersebut dinilai tidak mencerminkan empati terhadap kondisi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai persoalan ekonomi.
“Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), terdapat sejumlah paket pengadaan yang dinilai berpotensi melukai rasa keadilan publik, tidak hanya pengadaan meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel. Dalam data tersebut, pengadaan meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie dianggarkan sebesar Rp151.000.000, sementara untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam tercatat sebesar Rp335.900.000. Jika digabungkan, total rencana anggaran pengadaan meja biliar tersebut mencapai Rp486.900.000,” kata Ulil dalam keterangannya, Selasa (10/03/2026) sore.
Selain itu, sejumlah paket pengadaan lain juga menjadi perhatian publik, di antaranya pengadaan lampu gantung hias rumah dinas Wakil Ketua I DPRD Sumsel dengan pagu anggaran mencapai Rp604.664.300.
Tak hanya itu, terdapat pula pengadaan meubelair rumah dinas Wakil Ketua I DPRD Sumsel sebesar Rp2.298.822.400 serta mebelair rumah dinas Wakil Ketua II DPRD Sumsel yang mencapai Rp2.301.324.000. Nilai pengadaan mebelair tersebut jika ditotal mencapai lebih dari Rp4,6 miliar.
“Pengadaan fasilitas seperti meja biliar dan lampu hias dengan nilai ratusan juta hingga miliaran rupiah berpotensi melukai hati masyarakat Sumatera Selatan, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digencarkan pemerintah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tersebut, HANTAM Sumsel berencana menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Jumat, 13 Maret 2026
Waktu: Pukul 10.00 WIB hingga selesai
Lokasi: Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan
Estimasi massa: sekitar 50 orang.
Diterangkan Dimisioner Ketua Umum HMI Kota Palembang menyebutkan aksi tersebut, massa akan membawa berbagai perlengkapan seperti pengeras suara, spanduk, pernyataan sikap, bendera Merah Putih, serta panji organisasi.
baca juga :
HANTAM menilai rencana pengadaan fasilitas yang tidak memiliki urgensi publik perlu ditinjau kembali agar anggaran daerah dapat lebih difokuskan pada program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pengadaan sejumlah fasilitas tersebut.(Red)











