LAHAT, Catatan Jurnalist — Baru mengawali masa jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat, Royhan Al Faisal langsung menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keamanan dan ketertiban. Royhan turun langsung memimpin razia menyeluruh di kamar hunian warga binaan.
Langkah tersebut menjadi gebrakan perdana Royhan sekaligus menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinannya.
Didampingi jajaran pejabat struktural, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan teliti. Petugas menyisir kamar tidur, tempat tidur, lemari hingga barang-barang milik warga binaan untuk memastikan tidak ada benda terlarang maupun celah yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Razia tersebut tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi pelanggaran. Petugas menyasar keberadaan telepon seluler (HP), barang terlarang, serta indikasi yang berkaitan dengan peredaran narkoba, pungutan liar maupun praktik pelanggaran lainnya.
Turun langsung dalam pemeriksaan, Royhan menegaskan razia tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat tata kelola pengamanan di Lapas Kelas IIA Lahat.
“Ini merupakan langkah kami untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Lahat. Saya bersama jajaran berkomitmen untuk terus melakukan deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Royhan Kamis (27/08/2026).
Menurutnya, penguatan keamanan membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh jajaran. Karena itu, pengawasan akan terus ditingkatkan untuk menjaga integritas petugas sekaligus mewujudkan lingkungan Lapas yang bebas dari handphone, pungutan liar, narkoba maupun praktik penipuan.
Royhan memastikan kegiatan razia dan pemeriksaan akan dilakukan secara berkala serta berkelanjutan. Pengawasan tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap adanya pelanggaran, tetapi diarahkan menjadi bagian dari budaya kerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan pembinaan warga binaan sehingga proses pembinaan di Lapas Kelas IIA Lahat dapat berlangsung secara optimal.
Kehadiran langsung Kalapas di lapangan sejak hari pertama menjadi sinyal kuat bahwa penguatan keamanan bukan sekadar instruksi, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara konsisten dan tanpa kompromi.










