BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Kerusakan Jalan Kelompok Tani di wilayah Pangkalan Benteng tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga mulai menimbulkan ancaman kesehatan bagi warga sekitar. Jalan yang dipenuhi lubang dan kerap tergenang air saat hujan dinilai berpotensi menjadi sumber penyakit.
Genangan air yang dibiarkan dalam waktu lama dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, yang berisiko menyebabkan penyakit seperti demam berdarah. Selain itu, kondisi jalan yang becek dan berlumpur juga meningkatkan risiko infeksi kulit bagi warga yang sering melintas.
Warga mengaku khawatir, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi. “Kalau hujan, airnya lama surut. Takut jadi sarang nyamuk dan bikin penyakit,” ujar salah satu warga, Selasa (24/03/2026) sore.
Tak hanya itu, debu dari jalan yang rusak saat cuaca panas juga dikeluhkan warga karena dapat memicu gangguan pernapasan, terutama bagi lansia dan anak-anak.
Kerusakan jalan yang terjadi sejak lama ini dinilai semakin mendesak untuk segera ditangani. Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada perbaikan fisik jalan, tetapi juga memperhatikan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
Perbaikan drainase dan peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi solusi penting agar genangan air tidak lagi terjadi, sekaligus menjaga lingkungan tetap sehat dan aman bagi masyarakat.
Hingga kini, warga masih menunggu langkah nyata dari pihak terkait untuk mengatasi permasalahan yang dinilai sudah cukup lama ini.
Laporan: Dede Sunarya














