Jembatan Sungai Lebung Nyaris Putus, Warga Pasang Batang Kelapa Darurat

OGAN ILIR, Catatan Jurnalist Kondisi Jembatan Sungai Lebung di Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kembali mencuri perhatian warga. Belum lama diperbaiki usai rusak parah, kini lantai jembatan kembali jebol dan berlubang besar hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jembatan sepanjang kurang lebih 10 meter dengan lebar sekitar 4 meter itu merupakan akses vital penghubung antar desa dan kecamatan di wilayah Pemulutan Selatan. Selain menjadi jalur alternatif masyarakat, jembatan tersebut juga menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga.

Kerusakan jembatan ini diketahui pertama kali terjadi akibat dilintasi truk bermuatan alat berat yang diduga melebihi kapasitas kekuatan jembatan. Insiden tersebut terjadi pada 13 Desember 2025 lalu dan menyebabkan bagian lantai jembatan jebol hingga akses masyarakat sempat lumpuh total.

Foto : Kondisi terkini jembatan Sungai Lebung, Pemulutan Selatan berlobang diperbaiki darurat

Pantauan Catatanjurnalist.com di lapangan, Senin (18/05/2026) pagi, bagian lantai jembatan berbahan plat besi terlihat rusak parah. Lubang besar menganga tanpa pengaman membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas. Kondisi ini memicu keresahan warga karena sewaktu-waktu dapat memakan korban.

Setelah dilakukan perbaikan sementara, kondisi jembatan kini kembali memprihatinkan. Pantauan di lokasi menunjukkan lantai jembatan berbahan plat besi kembali rusak dan berlubang besar tanpa pengaman memadai. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa melintas dengan penuh kehati-hatian karena khawatir terjadi kecelakaan.

“ Sampai kapan Pemkab dan PUPR Ogan Ilir membiarkan kondisi seperti ini? Jembatan ini sudah sangat membahayakan pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat. Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga :

Kondisi memprihatinkan itu bahkan viral dan menjadi sorotan masyarakat di berbagai platform media sosial. Banyak warga mendesak pemerintah daerah segera turun langsung meninjau lokasi dan melakukan perbaikan total sebelum akses tersebut benar-benar putus.

Sebagai langkah darurat, warga sekitar terpaksa memasang batang pohon kelapa di bagian lantai jembatan yang berlubang agar kendaraan roda empat masih bisa melintas. Upaya swadaya itu dilakukan demi menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan dan roda perekonomian warga tidak lumpuh.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam sementara, melainkan segera membangun konstruksi jembatan yang lebih kuat dan aman agar kerusakan serupa tidak terus terulang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR Ogan Ilir maupun Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terkait langkah penanganan dan perbaikan permanen Jembatan Sungai Lebung tersebut.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *