Kepala SMP Negri 2 Rupit Bantah Tudingan Pungli di Sekolahnya

MURATARA, Catatan Jurnalist —  Kepala SMP N2 Muara Rupit menglarifikasi tudingan pungutan liar  dana Rp100.000/per siswa disekolahnya.

Kepala Sekolah SMP Negri 2 Rupit Ulpa Yanti dengan ini kami menyampaikan klarifikasi bahwa hal tersebut merupakan hasil kesepakan orang tua siswa dengan pihak komite.

“Sehubungan dengan adanya informasi yang beredar terkait pungutan dana sebesar Rp100.000 per siswa berdasarkan rapat komite dengan wali siswa pada kegiatan perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Rupit, beberapa Minggu lalu, kata Ulpa Yanti, Senin (23/06/2025).

Kepala SMP N2 Rupit tersebut menyampaikan klarifikasi sebagai berikut :

  • Dana tersebut bukan pungutan wajib, melainkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama antara orang tua/wali siswa kelas IX dengan komite sekolah, dan pihak sekolah dalam rapat persiapan kegiatan perpisahan.
  • Tujuan utama penggunaan dana tersebut adalah untuk pengadaan cinderamata sebagai kenang-kenangan bagi siswa yang lulus, yang disepakati bersama agar setiap siswa mendapatkan cindera mata sebagai bentuk apresiasi.
  • Setelah kebutuhan untuk cindera mata terpenuhi, sisa dana yang tidak terpakai kemudian disepakati bersama untuk digunakan sebagai perbaikan ringan pagar sekolah, mengingat kondisi pagar saat ini memerlukan perawatan dan perbaikan agar lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman.
  • Penggunaan dana ini bersifat transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta dilakukan dengan sepengetahuan komite sekolah dan perwakilan orang tua siswa.
  • Dan kami sangat menghargai perhatian masyarakat terhadap transparansi pengelolaan kegiatan di lingkungan sekolah. Untuk itu, pihak sekolah selalu terbuka untuk memberikan penjelasan bila ada pertanyaan atau kekhawatiran dari masyarakat maupun orang tua siswa.sampainya

Ulpa Yanti juga memaparkan, terkait isu penahanan surat keterangan kelulusan siswa, pihaknya menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Sekolah menjunjung tinggi asas pelayanan pendidikan yang adil, transparan, dan tidak diskriminatif,” terangnya.

Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Kami terus berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kerjasama yang baik dengan seluruh pihak demi kemajuan pendidikan di SMP Negeri 2 Rupit.

Namun demikian, apabila dalam pelaksanaan kegiatan tersebut terdapat kekurangan atau menimbulkan ketidaknyamanan, maka saya selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rupit menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, terutama para wali murid dan masyarakat.

Kami akan menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan ke depan agar lebih baik, transparan, dan tidak menimbulkan salah persepsi.papar kepala sekolah.

Laporan : Holindra

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *