BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Lagi jalan lintas timur memakan korban jiwa, laka lantas terjadi di Jalan Palembang-Betung KM.38 Desa Langkan, Kecamatan Sembawa, Banyuasin.
Menyoroti persoalan tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuasin Sukardi meminta pemerintah berkolaborasi dalam mengambil langkah yang terbaik agar persoalan kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa dapat ditanggulangi.
“Kami merasa priihatin dan berduka atas kejadian kecelakaan kemarin (18/09) itu, sehingga kami berharap kepada kepada pemerintah daerah, kabupaten dan pemerintah provinsi juga melalui perwakilan DPRD yang di provinsi maupun di DPR RI, juga besar jalan nasional jalan nasional untuk bisa mengambil tindakan, sehingga jalan bisa diperbaiki tidak bergelombang dan tidak mengakibatkan korban berikutnya,” ungkap Sukardi kepada Catatanjurnalist.com, Jumat (19/09/2025).
“Memang kami mengakui keluhan dari banyak masyarakat, karena ini status jalan nasional, sehingga kewenangan kami di daerah hanya mengusulkan dan penganggarannya ada di pemerintah pusat melalui balai besar jalan nasional dan berharap secepatnya jalan tol Palembang-Betung untuk mengurai kemacetan untuk dapat diaktifkan, untuk mengurangi kemacetan di jalan lintas sumatera,” tukas Sukardi.
Sukardi juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam berkendara dan tidak kalah penting dalam pengaturan kendaraan bertonase berlebihan. Bagi para petugas perhubungan dan polisi lalu lintas agar dapat mengatur atau alternative sehingga tidak terjadi kemacetan yang berkepanjangan. Serta jembatan timbang di KM 12 diberlakukan sehingga kendaraan bertone lebih ditindak tegas, tidak hanya merusak jalan namun memperlancar lalu lintas.
“Kemacaten juga terjadi di jalan lintas menuju dermaga tanjung api-api, khususnya perbatasan Palembang-Banyuasin di kelurahan talang keramat agar dapat dibangunkan jalan dua jalur, sehingga dapat mengurai kemacetan dan arus lintas yang terjadi,” tutup Sukardi.












