JAKARTA, Catatan Jurnalist — Kongres V Partai Buruh menjadi panggung konsolidasi politik nasional untuk menatap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029–2031. Forum tertinggi partai tersebut menegaskan tekad Partai Buruh untuk merebut kemenangan elektoral melalui penguatan struktur organisasi dan penyiapan kader-kader terbaik di seluruh daerah.
Ketua EXCO Partai Buruh Provinsi Papua Pegunungan, Wendalimo Wenda, menyatakan bahwa kongres kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menyatukan langkah politik dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kongres V ini menjadi titik tolak persatuan dan soliditas Partai Buruh secara nasional agar agenda politik kerakyatan benar-benar terwujud melalui kemenangan Pilkada 2026–2031,” ujar Wendalimo di sela-sela kongres, Senin (19/01/2026).
Ia menegaskan, Partai Buruh berkomitmen mengusung kepemimpinan daerah yang berpihak pada kaum buruh, petani, nelayan, serta rakyat kecil—termasuk di wilayah Papua Pegunungan yang selama ini dinilai masih menghadapi ketimpangan pembangunan.
Dalam kongres tersebut, para delegasi dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota sepakat memperkuat mesin partai di daerah, mempercepat kerja-kerja politik akar rumput, serta mempersiapkan calon kepala daerah yang memiliki rekam jejak perjuangan dan keberpihakan kepada rakyat.
Baca Juga : Partai Buruh Keluarkan “Kartu Keras” Deklarasikan Manifesto Perjuangan
Konsolidasi nasional ini diyakini akan meningkatkan daya saing Partai Buruh dalam kontestasi Pilkada mendatang. Dengan strategi yang lebih terarah, kerja kolektif kader, serta dukungan basis massa, Partai Buruh optimistis mampu mencatatkan kemenangan signifikan pada Pilkada 2026–2031.
Kongres V Partai Buruh pun dinilai sebagai tonggak penting dalam perjalanan politik partai menuju penguatan demokrasi lokal dan lahirnya kepemimpinan daerah yang berorientasi pada keadilan sosial.
Laporan : Dimaz















