Menko Airlangga Ungkap Program MBG dan KDMP Tidak Terdampak Pemangkasan Anggaran

JAKARTA, Catatan Jurnalist Pemerintah memastikan program unggulan Presiden tetap aman dari pemangkasan anggaran meski kebijakan efisiensi tengah disiapkan akibat tekanan global, khususnya dari gejolak harga minyak dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak akan terdampak kebijakan penghematan anggaran.

“Program unggulan tidak ada yang dipotong karena ini merupakan investasi jangka panjang,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (16/3).

Menurutnya, pemerintah memang tengah mengkaji efisiensi pada sejumlah pos belanja sebagai respons atas konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu fluktuasi harga minyak dunia di level tinggi.

Senada dengan itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan anggaran program MBG tetap mengacu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp335 triliun.

“Kita masih menggunakan anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBN 2026,” katanya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah meminta seluruh kementerian dan lembaga menyiapkan skenario efisiensi, termasuk daftar program yang berpotensi mengalami pemangkasan beserta persentasenya.

Ia menjelaskan, langkah efisiensi menjadi opsi awal jika tekanan harga minyak terus berlanjut. Selain itu, program dengan tambahan anggaran belanja (ABT) akan menjadi prioritas untuk ditunda sementara.

“Fokus kita saat ini adalah memaksimalkan anggaran yang ada. Untuk tambahan anggaran, akan ditahan dulu sampai kondisi fiskal memungkinkan,” jelasnya.

Purbaya menambahkan, dalam waktu dekat Kementerian Keuangan akan menetapkan langkah awal yang harus disiapkan oleh masing-masing kementerian dan lembaga.

Meski demikian, pemerintah belum merinci total anggaran yang berpotensi dipangkas. Prioritas utama saat ini adalah menjaga stabilitas dan keberlanjutan APBN di tengah ketidakpastian global.

“Yang terpenting sekarang kita jaga APBN tetap terkendali. Jika tekanan terus berlanjut, baru kita siapkan langkah lanjutan,” pungkasnya.(Red)

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *