BANYUASIN, Catatan Jurnalist – Keresahan warga Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, terkait padamnya listrik sejak pukul 03.01 WIB hingga saat ini akhirnya terjawab.
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mariana menyebut gangguan listrik di wilayah tersebut terindikasi akibat pencurian kabel bawah tanah.
Manager PLN ULP Mariana, Ozzy Ramadhana, mengatakan pihaknya menerima informasi awal adanya indikasi pencurian kabel yang menjadi penyebab gangguan aliran listrik.
“Informasi awal ada indikasi pencurian. Dari tadi pagi sudah dalam pengerjaan oleh tim. Karena gangguannya di kabel tanah, jadi memang cukup lama,” ujar Ozzy, kepada Redaksi Catatanjurnalist.com, Rabu (26/08/2026).
Ia menjelaskan, gangguan tersebut terjadi pada jaringan kabel bawah tanah sehingga proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan gangguan pada jaringan listrik biasa.
Menurutnya, kondisi di lapangan juga telah disaksikan langsung oleh Kepala Desa Sungai Rebo. Tim PLN saat ini masih melakukan perbaikan untuk memulihkan kembali pasokan listrik kepada masyarakat.
“Kabel tanah kita, tadi sudah disaksikan juga sama Pak Kades,” katanya.
PLN juga meminta masyarakat ikut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian maupun gangguan pada jaringan listrik di lingkungan sekitar.
“Kami minta bantu sampaikan juga ke warga agar warga punya awareness juga,” ujar Ozzy.
Ia menambahkan, masyarakat perlu segera melaporkan kepada PLN apabila terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba, terutama pada malam hari ketika kondisi cuaca normal.
“Apalagi ketika listrik padam pada saat malam hari tanpa ada indikasi angin ataupun hujan,” pungkasnya.
PLN memastikan tim di lapangan terus melakukan penanganan terhadap gangguan tersebut agar pasokan listrik di Desa Sungai Rebo dan sekitarnya dapat kembali normal.
“Insya Allah kalau tidak ada kendala malam ini nyala mas,” tutupnya.












