PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Polda Sumatera Selatan mengerahkan personel Direktorat Samapta melalui Operasi Aman Nusa II untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar PT PAR, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah titik api meluas sekaligus mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Sebanyak empat personel disiagakan di Posko Karhutla PT PAR Hikmah Dua, Desa Pulau Geronggang, wilayah hukum Polsek Pedamaran Timur, Polres OKI.
Pemadaman dipimpin Padal Karhutla Aman Nusa II Polsek Pedamaran Timur Polres OKI, IPDA Dendry Robby Ariadi. Personel langsung menyisir sejumlah titik panas dan melakukan penyemprotan menggunakan sarana pemadaman yang tersedia di posko.
Respons cepat menjadi strategi utama untuk memastikan setiap titik api yang ditemukan segera ditangani sehingga tidak merambat ke wilayah lain.
Selain melakukan pemadaman, personel kepolisian juga mengamankan area sekitar lokasi guna memastikan proses penanganan karhutla berjalan aman dan situasi tetap kondusif.
Direktur Samapta Polda Sumsel, Kombes Pol Ridwan, S.I.K., turut memantau kesiapan personel di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla dalam Operasi Aman Nusa II berjalan efektif, terukur dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Dalam penanganannya, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan pemangku kepentingan terkait di wilayah tersebut. Sinergi ini dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman karhutla.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Nandang, Rabu (19/08/2026).
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga mencegah dampak yang lebih luas, terutama terhadap kesehatan masyarakat akibat paparan asap serta terganggunya aktivitas warga.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat dan korporasi agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat ditindaklanjuti secepat mungkin.
Operasi Aman Nusa II terus dilakukan jajaran Polda Sumsel sebagai langkah preventif dan responsif dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.














