Revitalisasi Gedung SDN 1 Sukacari Diduga Tidak Sesuai RAB

LAMPUNG TIMUR, Catatan Jurnalist  –- Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan pada proyek revitalisasi satuan pendidikan UPTD SDN 1 Desa Sukacari, Kecematan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, Lampung menjadi temuan awak media saat melakukan pemantauan langsung di lokasi.

Sejumlah material yang digunakan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), di antaranya penggunaan besi tulangan untuk pekerjaan pengecoran yang diduga berukuran 8 milimeter, padahal berdasarkan dokumen yang diperoleh seharusnya menggunakan besi berukuran 12 milimeter. Selain itu, ukuran rangka baja yang terpasang juga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Menurut keterangan warga dan komite sekolah yang enggan namanya disebutkan menyampaikan Proyek rehabilitasi senilai Rp985.379.779 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 itu diaudit secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan RAB.

Menindaklanjuti temuan di lapangan, awak media melakukan konfirmasi kepada bendahara sekolah berinisial E terkait pelaksanaan dan pencairan anggaran proyek. Menurut keterangannya, pada tahap pertama telah dilakukan pencairan dana sebesar 70 persen atau sekitar Rp600 juta melalui bank.

Bendahara menjelaskan bahwa pada saat proses pencairan, dana yang diambil sebesar Rp400 juta, sedangkan sekitar Rp200 juta masih ditahan. Ia juga memaparkan mekanisme pencairan dana sesuai dengan proses yang berlangsung saat itu.

Di sisi lain, Kepala SDN 1 Sukacari berinisial R membantah anggapan bahwa dana Rp400 juta tersebut masuk ke rekening pribadinya. Menurutnya, dana tersebut hanya diambil secara tunai dan tidak pernah ditransfer ke rekening pribadi.

Untuk mengonfirmasi dugaan ketidaksesuaian pekerjaan, awak media kemudian mendatangi Dinas Pendidikan dan menemui Kepala Bidang Pendidikan berinisial H. Ia menyampaikan bahwa proyek rehabilitasi masih dalam tahap pelaksanaan dan belum dilakukan serah terima kepada dinas.

“Jangan dulu mengutak-atik pekerjaan tersebut karena proyek ini baru berjalan beberapa bulan. Nanti setelah proses serah terima kepada kami selesai, silakan melakukan pemeriksaan. Kita sama-sama menjaga agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik demi kemajuan desa,” ujarnya, Selasa (28/07/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus mengumpulkan data pendukung, termasuk dokumen RAB dan keterangan dari pihak-pihak terkait lainnya. Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *