BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Ketegangan terjadi di kawasan Simpang Y Km 14 Mega Asri, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Sejumlah sopir dump truk pengangkut tanah dilaporkan kerap membantah bahkan bersikap emosional saat diimbau untuk tertib berlalu lintas.
Peristiwa terbaru memicu perhatian warga setelah seorang pengendara yang mencoba menegur sopir agar kembali ke jalur yang benar justru mendapat respons tidak bersahabat. Bukannya mengikuti arahan, sopir tersebut malah terpancing emosi dan menggeber kendaraan seolah menantang.
“Cuma diingatkan baik-baik supaya lewat jalur yang benar, tapi reaksinya seperti hendak ditangkap kasus besar,” ujar Joko salah satu warga yang menyaksikan kejadian itu, Selasa (03/02/2026).
Menurut keterangan masyarakat sekitar, insiden semacam ini bukan kali pertama terjadi. Rata-rata sopir dump truk yang melintas di simpang tersebut disebut kerap membantah saat ditegur terkait pelanggaran lalu lintas. Bahkan, ada yang mengancam akan menghubungi pihak tertentu sebagai bentuk ‘bekingan’.
Situasi ini membuat warga merasa resah dan khawatir akan potensi kecelakaan lalu lintas, mengingat Simpang Y Km 14 merupakan titik yang cukup padat kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.
Warga pun berharap jajaran Polres Banyuasin, khususnya Satuan Lalu Lintas, dapat turun tangan melakukan penertiban dan pengawasan lebih intensif di kawasan tersebut.
“Kami minta pihak kepolisian bisa menertibkan kembali simpang ini. Supaya tidak ada lagi pengendara yang arogan dan semua bisa berkendara dengan aman,” tambah warga lainnya.
Penertiban diharapkan tidak hanya memberi efek jera, tetapi juga menciptakan ketertiban dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Banyuasin.
Laporan : Dede Sunarya











