PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Ingin menikmati wisata alam tanpa harus menguras dompet? Danau OPI di kawasan Jakabaring hadir sebagai jawabannya. Berada di Komplek OPI PNS, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, destinasi ini kian diminati masyarakat sebagai tempat rekreasi murah, dekat, dan menyegarkan di tengah kota Palembang.
Danau OPI menawarkan panorama air yang tenang dengan latar langit terbuka, memberikan suasana rileks di tengah hiruk-pikuk perkotaan. Penataan kawasan yang semakin rapi membuat danau ini tampil lebih menarik. Jalur pedestrian yang bersih, lampu taman bernuansa estetik, dermaga danau, serta landmark bertuliskan “Danau OPI” menjadi daya tarik utama, khususnya bagi pengunjung yang gemar berfoto.
Keunggulan lain dari Danau OPI adalah kemudahan akses. Lokasinya yang strategis di Jakabaring membuatnya mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti LRT. Tanpa tiket masuk mahal, kawasan ini menjadi pilihan favorit bagi keluarga, anak muda, hingga komunitas yang ingin bersantai atau sekadar menikmati sore hari.
Tak hanya menjadi ruang rekreasi, Danau OPI juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sepanjang area danau, pedagang kecil menjajakan beragam kuliner dengan harga terjangkau. Mulai dari jajanan tradisional hingga camilan kekinian, tersedia untuk menemani pengunjung menikmati suasana.
Perpaduan antara keindahan alam, fasilitas yang terus dibenahi, serta aktivitas ekonomi rakyat menjadikan Danau OPI sebagai contoh wisata alam yang ramah kantong sekaligus ramah masyarakat. Destinasi ini membuktikan bahwa liburan menyenangkan tak selalu harus mahal atau jauh dari kota.
Elia salah satu pedagang kaki lima yang biasa menjajakan dagangannya di Danau Opi Jakabaring menyebutkan, semenjak dilakukan perbaikan, semakin banyak warga yang berdatangan ke lokasi danau. Hal itu membuat bertambah penghasilannya sebagai pedagang.
“Saya sudah sekitar 2 tahun berdagang disini. Setalah dilakukan perbaikan banyak pengunjung yang datang kesini, biasanya hari libur banyak warga yang datang. Alhamdulilah banyak pengunjung, jadi banyak juga pembeli,” kata Elia.
“Tapi kalau lagi hujan seperti sekarang ini, sedikit orang yang datang kesini. Kami berharap pemerintah terus melakukan pembenahan di kawasan ini, teruma mengatur penempatan para pedagang kaki lima agar mendapat tempat atau dilakukan pembinaan agar usahanya lebih berkembang,” harapnya.
Laporan: Dapit














