BANYUASIN, Catatan Jurnalist – Kabar duka datang dari Bumi Sedulang Setudung, Ayahanda Bupati Banyuasin, Askolani, Jasi bin Madrus tutup usia, Rabu 2 April 2025 kemarin.
Kabar meninggal dunianya almarhum tersebar di sejumlah media sosial pribadi para kerabat dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Banyuasin, Kamis 3 Maret 2025 sekitar pukul 01.44 WIB dini hari.
Almarhum meninggal dunia di usia 75 tahun dan rencananya akan dikebumikan, Kamis 3 Maret 2025.
“Innalillahi wainnalillahi rojiun, berpulang kerahmatullah orang tua kami Jasi bin madrus, orang tua dari bapak Dr H askolani jasi SH MH, Bupati Banyuasin yg akan di kebumikan besok, Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya”. Aamiin ya robal alamin”, demikian pesan yang masuk.
Tentunya duka ini bukan hanya duka bagi keluarga besar Bupati Banyuasin, melainkan juga duka seluruh masyarakat Banyuasin.
Mari sama-sama kita doakan, almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh dosa-dosanya diampuni dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Aamiin.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani mengungkapkan bahwa acara halal bi halal memang telah lama direncanakan.
Namun, musibah duka cita yang menimpa keluarganya membuat acara tersebut diubah menjadi tahlilan.
“Kepada tamu undangan yang hadir, kami ucapkan terima kasih. Sebelumnya memang, hari ini dilaksanakan acara halal bi halal. Tetapi, karena ada musibah bapak kami berpulang, jadi acara kami ubah menjadi tahlilan,” ujar Askolani dengan suara bergetar.
Askolani juga mempersilakan para tamu undangan yang telah hadir untuk tetap menikmati hidangan makan siang yang telah disiapkan.
“Kami juga memohon doanya untuk bapak kami. Apabila ada kesalahan semasa hidup, baik disengaja maupun tidak disengaja, mohon dimaafkan,” ungkapnya.
Setelah disalatkan, jenazah H. Mat Jasi langsung dibawa ke kampung halaman di Desa Tanjung Agung Barat, Musi Banyuasin, untuk dimakamkan di pemakaman keluarga.
Laporan : Iyan











