JAKARTA, Catatan Jurnalist — Kementerian Transmigrasi terus menunjukkan capaian konkret melalui program Transformasi Transmigrasi yang kini berfokus pada pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan. Salah satu hasil nyatanya, sebanyak 459 ton durian asal Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil menembus pasar internasional dengan nilai mencapai Rp42,5 miliar.
Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa program transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan telah bertransformasi menjadi penggerak ekonomi baru di daerah. Kawasan transmigrasi kini diarahkan untuk menghasilkan komoditas unggulan yang memiliki daya saing global.
Capaian tersebut juga merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pembangunan ekosistem ekonomi di kawasan transmigrasi. Menurutnya, transmigrasi harus mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang produktif dan berkelanjutan.
Dengan keberhasilan ini, Kementerian Transmigrasi optimistis sektor agribisnis di kawasan transmigrasi akan terus berkembang dan membuka peluang ekspor komoditas lainnya di masa mendatang. Durian Parigi Moutong pun diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk unggulan daerah lainnya untuk menembus pasar global.(Red)











