PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Hujan deras yang mengguyur Palembang selama hampir tiga jam, Rabu (22/4/2026), menyebabkan banjir di berbagai titik dan melumpuhkan aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas utama kota.
Genangan air yang muncul bahkan mencapai setinggi ban mobil, sementara di beberapa lokasi lain mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat parah, khususnya di kawasan Simpang Lampu Merah Polda Palembang yang menjadi salah satu titik terpadat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan mulai turun sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Sejumlah kawasan terdampak di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Kolonel H. Burlian, Kambang Iwak, Kapten A. Rivai, Simpang Lima DPRD Sumsel, Angkatan 45, Angkatan 66, kawasan Dempo, MP Mangkunegara, hingga Jalan R. Sukamto.
Akibat genangan tersebut, banyak kendaraan terutama sepeda motor mengalami mogok. Pengendara pun terpaksa berhenti di pinggir jalan atau memutar arah mencari jalur alternatif.
Rahmat, warga Jalan R. Sukamto, mengaku kendaraannya sempat tidak bisa dinyalakan akibat terendam air.
“Sejak hujan deras, motor saya jadi sulit hidup. Saya harus menunggu cukup lama baru bisa jalan lagi,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Dika, yang menilai banjir di Palembang kerap terjadi setiap hujan deras. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Banjir ini selalu berulang dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Harus segera ada solusi serius,” katanya.
Sementara itu, Ayu, warga lainnya, mengaku terjebak banjir di kawasan Kolonel H. Burlian yang dikenal sebagai titik langganan genangan.
“Di sini memang sering banjir, hujan sebentar saja langsung tergenang,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air di sejumlah titik masih terlihat dan arus lalu lintas belum sepenuhnya normal. Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara serta menghindari jalur yang rawan banjir.
Laporan : Dapites












