Banjir Rendam Sejumlah Desa di OKU Timur Sumatera Selatan

OKU TIMUR, Catatan Jurnalist — Sejumlah desa di Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur terendam banjir. Banjir terjadi akibat peluapan Sungai Muara Balak ini merendam permukiman warga, Kamis (8/1/2026) dini hari. Ketinggian air tercatat mencapai sekitar 30 hingga 80 sentimeter dengan arus yang cukup deras.

‎Berdasarkan data yang dihimpun dari masyarakat, banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika debit air sungai meningkat tajam hingga meluap ke area pemukiman.

‎Sekitar pukul 04.00 WIB, air mulai memasuki halaman serta rumah warga, bahkan menutup badan jalan desa. Memasuki pukul 04.30 WIB, genangan air terus meluas.

‎Sedikitnya kurang lebih 50 rumah warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi. Sejumlah desa di Kecamatan Belitang III dilaporkan ikut mengalami dampak banjir, yakni Desa Nusa Jaya, Desa Nusa Tenggara, Desa Karang Jadi, Desa Nusa Bakti, Desa Ringin Sari, Desa Dadirejo, Desa Sukanega Nusa Maju.

‎Susi Riwayati, warga Desa Margomulyo, Kecamatan Belitang II, menuturkan bahwa air banjir dari arah Desa Nusa Jaya turut memengaruhi aktivitas warga di desanya.

‎“Kami juga terdampak banjir ini. Adik saya bahkan tidak bisa berangkat sekolah karena sekolahnya berada di Desa Nusa Bakti dan harus melewati jalan di Desa Nusa Jaya yang saat ini tergenang,” ujarnya.

‎Susi berharap kondisi banjir segera surut agar aktivitas warga, termasuk anak-anak sekolah, dapat kembali normal.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi.

‎Meski demikian, warga menyuarakan harapan agar pemerintah segera melakukan pembenahan serius guna mencegah banjir berulang.

‎Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret, mulai dari normalisasi Sungai Muara Balak, perbaikan drainase, hingga penanganan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah hulu.

‎“Jangan hanya turun saat banjir, tapi ada solusi jangka panjang. Kami capek kebanjiran terus,” ungkap warga lainnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Namun warga berharap kejadian banjir kali ini menjadi perhatian serius pemerintah agar pembenahan infrastruktur sungai dan lingkungan segera direalisasikan.

Laporan: Kuku

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liputan Terkini