OGAN KOMERING ULU, Catatan Jurnalist — Ratusan rumah warga di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter. Bencana ini melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi, mengungkapkan banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.
“Hujan deras menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga di Dusun I dan Dusun II,” ujar Januar di Baturaja, Minggu (3/5/2026).
Berdasarkan data sementara, sebanyak 164 rumah warga terdampak. Selain merendam hunian, banjir juga menggenangi ruas jalan utama desa, sehingga mobilitas warga terganggu.
Evakuasi Gunakan Perahu Karet
Menindaklanjuti laporan warga, BPBD OKU langsung menurunkan tim ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan menggunakan satu unit perahu karet untuk membawa warga ke tempat yang lebih aman.
“Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi tersebut sempat membuat warga kesulitan beraktivitas dan terisolasi sementara akibat akses jalan yang terputus.
Air Mulai Surut, Warga Kembali Beraktivitas
Seiring berjalannya waktu, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing.
Petugas BPBD bersama warga masih melakukan pembersihan sisa lumpur dan material yang terbawa banjir ke dalam rumah.
“Kami terus mendampingi masyarakat agar aktivitas bisa segera kembali normal,” tambah Januar.
Warga Diminta Tetap Waspada
Meski situasi mulai membaik, BPBD OKU mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami mengingatkan warga agar tetap siaga menghadapi kemungkinan banjir kembali, demi menghindari risiko yang lebih besar,” tegasnya.












