PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Budiarto Marsul resmi terpilih sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Aula Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (22/4/2026).
Musda tersebut dipimpin oleh Mayjen (Purn) Bachtiar Utama dan dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel. Sebelumnya, pada lokasi yang sama juga dilaksanakan pelantikan DPC HKTI se-Sumatera Selatan sebagai bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi.
Dalam sambutannya, Bachtiar Utama menjelaskan bahwa Musda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) HKTI di tingkat pusat yang telah menyatukan dua kepengurusan organisasi. Karena itu, konsolidasi di daerah menjadi langkah penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Secara regulasi sudah kita jalankan, mulai dari pelantikan DPC di 17 kabupaten/kota hingga pelaksanaan Musda DPD HKTI Sumsel. Ini bagian dari upaya memperkuat organisasi agar berjalan sesuai AD/ART,” ujarnya.
Ia berharap, pasca penyatuan tersebut, HKTI di Sumsel dapat menjadi organisasi yang solid, kompak, dan mampu bekerja sebagai satu tim dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“HKTI harus ikut mengawal dan mendukung program pemerintah sesuai arah kebijakan nasional, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Sumsel terpilih, Budiarto Marsul, menegaskan komitmennya untuk menjadikan HKTI sebagai organisasi yang benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani.
“Kita ingin HKTI di Sumsel ini betul-betul membumi dan mampu membantu program pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan,” katanya.
Ia menilai Sumatera Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian, didukung oleh luas lahan yang memadai dan sumber daya yang melimpah. Potensi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita akan bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota untuk memperkuat sektor pangan di Sumsel,” ujar mantan Wakil Wali Kota Pagaralam tersebut.
Dalam waktu dekat, Budiarto juga akan segera menyusun kepengurusan DPD HKTI Sumsel periode 2026–2031. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengurus yang memiliki komitmen kuat dalam membesarkan organisasi.
“Kepengurusan akan segera kita bentuk dengan orang-orang yang benar-benar siap bekerja dan berkomitmen untuk kemajuan HKTI di Sumatera Selatan,” tambahnya.
Terkait pelantikan, Budiarto menyebutkan agenda tersebut direncanakan berlangsung pada Kamis (23/4/2026) di Kabupaten OKU Timur, dan dijadwalkan akan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum HKTI, Dr. Sudaryono.
Laporan : Dapites















