TOLIKARA, Catatan Jurnalist – Bupati Tolikara, Wilem Wandik melakukan kunjungan langsung dan memberikan bantuan pakaian kepada peserta dari Wilayah Toli, Klasis Kembu, Bogo, dan Baptis yang mengikuti Konferensi Doa Api Nasional di Sentani, Jayapura.
Sebanyak 170 peserta dari wilayah Tolikara turut ambil bagian dalam kegiatan rohani berskala internasional tersebut, yang berlangsung selama lima hari, dari 1–5 Juli 2025.
Menurut Bupati Wandik, keikutsertaan para peserta dari Tolikara memiliki makna historis dan spiritual yang mendalam. Ia menekankan bahwa masyarakat di wilayah Tolikara pertama kali dijangkau bukan oleh pemerintahan, melainkan melalui pelayanan Injil. Pemerintah masuk belakangan setelah wilayah tersebut dibuka oleh pekabaran Injil.
“Dari hasil itu, banyak kader GIDI yang kini memimpin di berbagai tingkatan pemerintahan – dari daerah hingga pusat,” kata Wandik, Senin (30/06/2025).
Sementara itu, Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam penguatan aspek religius masyarakat. Program-program yang mendukung nilai spiritual memang menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan mereka.
Konferensi Doa Api Nasional tahun ini mempertemukan para pendoa syafaat dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari GIDI (Papua), Australia, Yerusalem, Amerika, dan Indonesia, yang bersama-sama berkumpul untuk berdoa dan memperkuat jaringan pelayanan di Sentani, Jayapura.sentani.
Laporan : Wendalimo Wenda













