Citilink Resmi Mendarat di Pagar Alam, Akses Udara Kini Terbuka Lebar

PAGAR ALAM, Catatan Jurnalist Sejarah baru tercipta di Kota Pagar Alam. Untuk pertama kalinya, pesawat komersial milik Citilink jenis ATR 72-600 sukses mendarat mulus di Bandara Atung Bungsu, Selasa (17/03/2026), disambut meriah dengan prosesi water salute yang menandai dibukanya rute penerbangan perdana ke kota berhawa sejuk tersebut.

Momen bersejarah ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran langsung Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang turut berada di dalam pesawat bersama Ketua TP-PKK Hera Parianti Ludi dan puluhan penumpang lainnya. Kehadiran orang nomor satu di Pagar Alam itu menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam membuka konektivitas daerah.

Rute penerbangan Jakarta–Pagar Alam yang dilayani Citilink ini menjadi tonggak penting dalam mengakhiri keterisolasian wilayah. Kini, perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Atung Bungsu hanya memakan waktu sekitar 1 jam 19 menit—jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat menuju Palembang yang bisa mencapai 8 jam.

Foto : Momen Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang turut berada di dalam pesawat bersama Ketua TP-PKK Hera Parianti Ludi dan puluhan penumpang lainnya turun dari Pesawat Citilink

Kemudahan akses ini diyakini akan membawa dampak besar, mulai dari peningkatan mobilitas masyarakat hingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Tak hanya bagi warga Pagar Alam, manfaat ini juga dirasakan masyarakat Kabupaten Lahat yang selama ini terbatas akses transportasi udaranya.

Dalam sambutannya, Ludi Oliansyah mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya penerbangan perdana tersebut.

“Ini adalah langkah besar dalam membuka keterisolasian wilayah dan mendekatkan daerah kita dengan pusat pertumbuhan ekonomi. Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Pagar Alam menargetkan pengembangan Bandara Atung Bungsu, termasuk rencana perpanjangan runway agar dapat didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing.

Foto : Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Tiba di Bandara di Bandara Atung Bungsu

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengambil langkah strategis dengan memberikan subsidi tiket penerbangan melalui APBD, guna memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Subsidi ini agar masyarakat bisa memanfaatkan transportasi udara untuk berbagai kebutuhan, baik bisnis, pendidikan, maupun kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menilai hadirnya jalur udara ini sebagai peluang emas untuk mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi regional.

Menurutnya, Pagar Alam memiliki potensi wisata unggulan, mulai dari panorama pegunungan, air terjun, hingga hamparan kebun teh yang memikat. Dengan akses penerbangan langsung, wisatawan dari berbagai daerah kini semakin mudah berkunjung.

Foto : Pose bersama di depan Pesawat komersial milik Citilink jenis ATR 72-600 sukses mendarat mulus di Bandara Atung Bungsu, Selasa (17/03/2026)

“Transportasi udara ini akan berdampak luas, dari sektor pariwisata hingga UMKM. Ini momentum besar yang harus dimanfaatkan,” tegasnya.

Dengan resmi beroperasinya Citilink di Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam kini bukan lagi daerah yang sulit dijangkau. Sebaliknya, kota ini bersiap menjelma menjadi destinasi yang lebih terbuka, kompetitif, dan menarik bagi investor maupun wisatawan.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mengembangkan sektor pariwisata agar manfaat kehadiran penerbangan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Laporan : Dodi Irawan

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *