Diduga Peras Kepala Desa, Pria Mengaku Wartawan Diamankan Polisi

PESAWARAN, Catatan Jurnalist – Seorang pria berinisial MI warga wilayah Pugung, Kabupaten Tanggamus, diamankan aparat kepolisian dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan permintaan sejumlah uang kepada seorang kepala desa di Kabupaten Pesawaran.

Pria tersebut diamankan tim Tekab 308 Polsek Padang Cermin yang dipimpin Ipda Triantori, dengan dukungan jajaran Tekab 308 Polres Pesawaran, di wilayah Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

MI disebut mengaku sebagai wartawan. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait dugaan permintaan uang yang diduga berkaitan dengan sebuah unggahan video di media sosial.

Peristiwa bermula dari unggahan video pada akun TikTok @wartamedia2 yang menampilkan kondisi jalan yang disebut belum dibangun. Dalam video tersebut juga terdapat narasi mengenai persoalan pribadi Kepala Desa Bunut Seberang serta penggunaan logo media jejakkriminal.net.

Setelah mengetahui unggahan tersebut, Kepala Desa Bunut Seberang meminta agar video dihapus. Namun, berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, permintaan penghapusan video tersebut kemudian diikuti dengan permintaan sejumlah uang.

Sarana pembayaran disebut menggunakan nomor rekening atau dompet digital pribadi yang dikirimkan kepada pihak kepala desa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian kemudian melakukan penindakan dan mengamankan pria tersebut melalui OTT di lokasi yang telah ditentukan.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Penyidik akan mendalami dugaan permintaan uang, komunikasi antara kedua pihak, hingga penggunaan akun media sosial dan logo media dalam unggahan tersebut.

Kasus ini turut menjadi sorotan karena profesi wartawan memiliki kode etik dan mekanisme kerja jurnalistik. Dugaan penyalahgunaan identitas profesi wartawan untuk kepentingan tertentu tentunya perlu dibuktikan melalui proses hukum.

Polisi juga akan mendalami apakah yang bersangkutan benar memiliki hubungan dengan perusahaan pers atau media yang logonya digunakan dalam unggahan tersebut.

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap seseorang yang mengaku sebagai wartawan hanya berdasarkan pengakuan pribadi, atribut, maupun penggunaan nama atau logo media tertentu.

Catatan Jurnalist akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi terbaru dan memastikan pemberitaan tetap berimbang.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *