BANYUASIN, Catatan Jurnalist— Kondisi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, dikeluhkan masyarakat. Kerusakan berupa lubang, permukaan jalan bergelombang, serta material tanah dan debu yang beterbangan membuat pengguna jalan harus ekstra berhati-hati saat melintas.
Pantauan di Jalan Raya Sungai Dua, Sako, Kecamatan Rambutan, memperlihatkan sejumlah titik badan jalan mengalami kerusakan. Pengendara sepeda motor maupun mobil tampak memperlambat laju kendaraan dan bermanuver untuk menghindari lubang serta bagian jalan yang bergelombang.
Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan perlambatan arus lalu lintas. Kendaraan yang harus berpindah jalur untuk mencari bagian jalan yang lebih aman membuat pergerakan kendaraan menjadi tidak lancar, terutama ketika volume kendaraan meningkat.
Selain kerusakan badan jalan, debu yang muncul dari permukaan jalan juga menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat. Saat kendaraan melintas, debu beterbangan dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan maupun warga yang berada di sekitar ruas tersebut.
Salah seorang pengguna jalan, Rifki, mengeluhkan kondisi jalan yang menurutnya sudah cukup mengganggu aktivitas masyarakat.
“Jalan berlubang ini sangat mengganggu. Kalau kendaraan melaju cepat, bisa membahayakan. Karena banyak yang menghindari lubang, kendaraan jadi melambat dan akhirnya terjadi kemacetan. Ditambah lagi debu yang beterbangan, membuat kondisi di jalan semakin tidak nyaman,” ujar Rifki saat diwawancarai di lokasi, Sabtu (5/9/2026) sore.
Menurut Rifki, kondisi jalan tersebut membutuhkan perhatian dan penanganan segera. Ia berharap pemerintah terkait tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi melakukan perbaikan secara menyeluruh pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami berharap segera ada perbaikan. Jangan sampai menunggu ada korban kecelakaan atau kendaraan warga rusak baru ditangani. Jalan ini digunakan masyarakat setiap hari, jadi sangat penting kondisinya aman dan nyaman,” tambahnya.
Kerusakan jalan juga menjadi perhatian karena ruas tersebut merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Lubang dan permukaan jalan yang tidak rata dapat meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta menentukan langkah penanganan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Warga juga meminta agar perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya menutup lubang pada titik tertentu. Dengan perbaikan yang baik, diharapkan arus lalu lintas kembali lancar, debu dapat diminimalkan, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di Kecamatan Rambutan dapat lebih terjamin.









