TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan Business Assistant (Asisten Bisnis) untuk mendampingi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Tolikara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Disperdagkop UKM Tolikara ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.
Kepala Disperdagkop UKM Tolikara, S.M. Alberth Apnawas menyampaikan bahwa kehadiran 10 orang Asisten Bisnis dan 2 Project Management Officer (PMO) merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih.
“Kehadiran rekan-rekan sebagai Asisten Bisnis akan mendampingi dan membantu pengurus 545 KDMP dalam pencapaian target operasional di Kabupaten Tolikara. Saya berharap rekan-rekan dapat bekerjasama dan membangun rasa kekeluargaan, karena kita memiliki tujuan yang sama yaitu menyukseskan operasional KDMP,” ungkap Alberth Apnawas, diterima redaksi Catatanjurnalist.com, Selasa (14/10/2025).
Ia menambahkan, apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat kendala di lapangan, para Asisten Bisnis dapat langsung berkoordinasi dengan Project Management Officer (PMO) untuk mencari solusi bersama.
Adapun peran utama Asisten Bisnis KDMP meliputi pendampingan operasional koperasi, pengurusan administrasi dan perizinan, penyusunan proposal bisnis, pengelolaan dokumen, serta memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Dalam tugasnya, Asisten Bisnis akan membantu koperasi dalam mengelola kegiatan harian dan memastikan kelengkapan data melalui Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES). Mereka juga membantu pengurus menyiapkan dokumen legalitas usaha seperti NIB/OSS, NPWP, Nomor Induk Koperasi, email, website, dan rekening koperasi untuk memudahkan proses pengajuan pembiayaan ke lembaga keuangan dan BUMN.
“Asisten Bisnis juga akan berkoordinasi rutin dengan pengurus koperasi, OPD, PMO, dan pihak perbankan, serta menyusun laporan bulanan mengenai progres kegiatan koperasi,” tambah Alberth.
Rakor tersebut juga dilanjutkan dengan pembagian lima wilayah kerja atau wilayah pembangunan, di mana masing-masing wilayah akan dikoordinir oleh dua Asisten Bisnis yang mencakup 54 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tolikara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para Asisten Bisnis dapat menjalankan tugas dengan baik dan efektif dalam mendukung operasional serta penguatan ekonomi masyarakat melalui gerakan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.
Laporan: Wendalimo Wenda














