JAWA BARAT, Catatan Jurnalist — Kepada seluruh pimpinan lembaga pemerintah, bisnis atau swasta di seluruh provinsi Jabar. Saya paham hari ini banyak surat-surat THR dari berbagai kelompok. Apakah Ormas atau LSM yg meminta THR. Saya minta abaikan saja tak usah diberi, tulis Dedi dalam akun Instagramnya @dedimulyadi71.
Dedi pun memastikan aparat penegak hukum (APH) di Provinsi Jawa Barat sudah siap untuk melakukan tindakan tegas kepada berbagai pihak yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Jika mereka ada yang melakukan intimidasi, laporkan saja,” kata Dedi Mulyadi.
“Ada satu daerah di Provinsi Jabar semalam telah melakukan tindakan penangkapan terhadap sekelompok orang yang mengganggu investasi,” ungkap Demul.
Satpam di salah satu perusahaan di Kota Bekasi viral lantaran menolak memberikan THR di kawasan itu. Dedi Mulyadi berharap semua petugas keamanan seperti Scurity di Provinsi Jabar bersikap seperti demikian ketika berhadapan dengan kelompok atau orang yang meminta “UPETI” berdalih THR.
“Saya minta sekuriti di seluruh Provinsi Jabar untuk punya nyali yang sama. Kalau kita punya sikap yang sama, kalau kita kompak Jabar aman tertib dan warga bahagia. Dan orang-orang yang hidupnya menggantungkan diri dari sikap premanisme tak akan mendapatkan tempat di Provinsi Jabar,” kata Demul.
Sebelumnya di Bekasi viral video seorang pria yang mengaku sebagai ‘jagoan Cikiwul’ memalak sebuah perusahaan. Dalam video yang beredar, terlihat dua orang diduga dari ormas mendatangi perusahaan dan terlibat adu cekcok dengan pihak sekuriti.
Saat itu, pria yang mengaku sebagai ‘jagoan Cikiwul’ menagih pencarian dana ke pihak perusahaan. Ia pun memaksa sekuriti untuk dipertemukan dengan petinggi perusahaan.
Kanit reskrim Polsek Bantargebang Iptu Ahmad mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (17/3). Kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pria tersebut.
“Iya (diusut) dasar dia berbuat seperti itu apa, kita cari di rumahnya enggak ada, kita lagi cari, masih diselidiki, anggota opsnal masih di lapangan, masih mencari,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Kamis (20/3).
Sumber Net













