Haul Kiai Marogan, Ketua PZMMPD Mgs Syaiful Padli ; Momentum Mengenang Jasa Ulama

PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Rangkaian peringatan Haul Akbar Datuk Kiai Marogan ke-125 tahun diawali dengan pawai dan perjalanan sungai menggunakan kapal yang diikuti ratusan hingga ribuan jemaah dari kawasan Masjid Lawang Kidul menuju Masjid Ki Marogan, sebagai lokasi acara puncak berupa zikir dan haul akbar Datuk Kiai Marogan ke-125 tahun.

Kegiatan napak tilas tersebut diikuti jamaah dari berbagai daerah, mulai dari Palembang, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, hingga wisatawan dari luar Sumatera Selatan seperti Bangka. Rombongan menyusuri Sungai Musi menggunakan berbagai armada kapal yang disediakan oleh sejumlah pihak.

Ketua Perkumpulan Zuriat Masagus-Masayu Palembang Darussalam (PZMMPD) Mgs Saipul Padli mengatakan, Haul Datuk Kyai Muaro Ogan merupakan momentum penting untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama besar yang telah berperan dalampenyebaran agama Islam serta pembinaan akhlak umat di wilayah Palembang, khususnya kawasan Muaro Ogan.

“Haul ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Datuk Kyai Muaro Ogan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani nilai-nilai perjuangan dan keikhlasan beliau,” ujar Saipul Padli.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera DPRD kota Palembang ini mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kekhusyukan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar acara haul dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.

“Semoga melalui haul ini, kita semua mendapatkan keberkahan, menambah keimanan, serta memperkuat persatuan umat,” tuturnya.

Ketua Panitia Masjid Lawang Kidul, Mgs. Kamil, mengatakan rangkaian acara di Masjid Lawang Kidul menjadi bagian awal dari haul tahunan Datuk Kiai Marogan sebelum seluruh jamaah bertolak menuju Masjid Ki Marogan.

“Untuk kegiatan di Lawang Kidul ini, kami awali dengan pembacaan Yasin, tahlil, dan doa, lalu dilanjutkan napak tilas menggunakan kapal menuju Masjid Datuk Kiai Marogan,” Ujar Kamil.

Ia menambahkan, antusiasme jamaah tahun ini meningkat signifikan. “Kalau kami prediksi, jemaah yang ikut napak tilas dari Masjid Lawang Kidul ke Masjid Ki Marogan lebih dari 500 orang dan bisa mencapai sekitar 1.000 jamaah. Armada yang digunakan tidak hanya ponton, tetapi juga dibantu kapal TNI, kapal Dishub, serta beberapa ketek yang diisi jamaah,” tambahnya.

Selain jemaah lokal, kegiatan ini juga menarik perhatian peziarah dari luar daerah yang datang khusus untuk mengikuti pawai sungai bernuansa religi tersebut. Kehadiran wisatawan ini dinilai menambah semarak sekaligus memperkuat nilai sejarah dan spiritual Datuk Kiai Marogan.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menilai kegiatan pawai sungai dan napak tilas ini memiliki daya tarik besar bagi pengembangan wisata religi di Palembang.

“Ini tentu akan menambah alasan orang datang ke Palembang dan menjadikannya destinasi wisata religi,” ujar Ratu Dewa.

Laporan: Dede Sunarya

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *