JAKARTA, Catatan Jurnalist — Henry Saragih resmi ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Buruh periode 2026-2031. Penunjukan tersebut disepakati melalui musyawarah mufakat dalam Rapat Presidium Partai Buruh yang digelar Minggu (26/7/2026).
Keputusan tersebut mendapat sambutan positif dari Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSP FARKES R-KSPI), yang merupakan salah satu organisasi pendiri dan inisiator pelanjut Partai Buruh.
Wakil Presiden Partai Buruh, Said Salahudin, menyampaikan bahwa penunjukan Henry Saragih merupakan hasil kesepakatan bersama organisasi-organisasi inisiator pelanjut Partai Buruh.
Henry Saragih dikenal sebagai Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI). Sebelum dipercaya menjadi Sekjen Partai Buruh, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Partai Buruh.
Pengalaman Henry Saragih dalam gerakan rakyat tidak hanya berada di tingkat nasional. Ia pernah dipercaya memimpin organisasi gerakan petani dunia La Via Campesina sebagai Koordinator Umum selama dua periode.
Dengan pengalaman panjang dalam gerakan petani dan perjuangan masyarakat kecil, Henry Saragih dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat konsolidasi Partai Buruh serta memperluas persatuan gerakan buruh, petani, dan rakyat pekerja.
Presiden FSP FARKES R-KSPI, Idris Idham, menyatakan dukungannya terhadap penunjukan Henry Saragih sebagai Sekjen Partai Buruh.
“FSP FARKES R-KSPI sebagai salah satu organisasi pendiri dan inisiator pelanjut Partai Buruh mendukung serta menyambut baik penunjukan Saudara Henry Saragih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh,” ujar Idris.
Menurut Idris, pengalaman Henry Saragih di berbagai organisasi gerakan rakyat menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi internal Partai Buruh sekaligus memperluas perjuangan politik bagi kepentingan rakyat pekerja.
“Kami optimistis kepemimpinan beliau akan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas persatuan gerakan buruh, petani, dan rakyat pekerja, serta mengokohkan Partai Buruh sebagai instrumen perjuangan politik yang konsisten membela kepentingan kaum pekerja Indonesia,” katanya.
Idris menambahkan, FSP FARKES R-KSPI tetap berkomitmen memperjuangkan sejumlah agenda utama kaum pekerja, mulai dari penghapusan outsourcing, penciptaan lapangan kerja yang layak, peningkatan kesejahteraan pekerja, hingga perlindungan tenaga kesehatan.
Penunjukan Henry Saragih sebagai Sekjen Partai Buruh diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas basis perjuangan politik Partai Buruh.
Dengan pengalaman Henry Saragih yang panjang dalam gerakan buruh dan petani, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkokoh Partai Buruh sebagai wadah perjuangan politik bagi buruh, petani, nelayan, guru honorer, tenaga kesehatan, perempuan, serta seluruh rakyat pekerja Indonesia.













