Jalan Berlubang di KM 15 Mega Asri Picu Kemacetan, Warga Harap Segera Diperbaiki

BANYUASIN, Catatan Jurnalist Kerusakan jalan berlubang di KM 15 kawasan Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi tersebut menuai keluhan warga yang menilai pemerintah lamban dalam menangani kerusakan infrastruktur yang setiap hari dilalui masyarakat.

Lubang besar yang berada di badan jalan menuju lokasi pasar itu sudah cukup lama dibiarkan tanpa perbaikan. Akibatnya, arus lalu lintas sering tersendat karena kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas secara bergantian untuk menghindari lubang yang semakin melebar.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean sejumlah kendaraan kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas masyarakat menuju pasar meningkat. Para pengendara terlihat harus memperlambat laju kendaraan dan mencari celah aman agar tidak terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam di tengah jalan.

Warga menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Andre, salah satu warga setempat, mengatakan kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama namun hingga kini belum ada perbaikan yang terlihat.

“Lubang itu sudah lama, tapi belum ada tindakan nyata. Kami jadi bertanya-tanya, sampai kapan jalan ini dibiarkan rusak. Setiap hari kami lewat sini dan selalu macet karena kendaraan harus bergantian,” ujarnya, Minggu (15/03/2026).

Menurut Andre, kerusakan jalan tidak hanya menyebabkan kemacetan tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang paling rentan.

baca juga : https://www.catatanjurnalist.com/sopir-dump-truk-ngamuk-saat-ditegur-warga-minta-satlantas-polres-banyuasin-tertibkan-simpang-y-megah-asri/

Ia juga mengkhawatirkan kondisi jalan akan semakin parah jika tidak segera diperbaiki. Tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari membuat lubang di badan jalan terus melebar dan merusak struktur jalan di sekitarnya.

“Kalau terus dibiarkan, lubangnya bisa makin besar dan badan jalan bisa rusak total. Kami khawatir nanti justru makin parah dan membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang menilai lambannya penanganan kerusakan jalan mencerminkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait infrastruktur.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan yang sebenarnya dan mengambil langkah cepat melakukan perbaikan. Menurut mereka, penanganan jalan rusak tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas ekonomi warga.

baca juga : https://www.catatanjurnalist.com/prihatin-infrastruktur-desa-di-batas-kota-berlumpur/

“Ini jalan yang setiap hari dipakai masyarakat menuju pasar dan beraktivitas. Kalau dibiarkan terus seperti ini, tentu sangat merugikan warga,” ujar seorang warga lainnya.

Masyarakat pun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar arus lalu lintas kembali normal dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir. Warga menegaskan, perhatian terhadap infrastruktur dasar seperti jalan seharusnya menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Laporan: Dede Sunarya

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *