PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Kebakaran terjadi di sebuah garasi milik H.S.B. (70), pensiunan PNS yang juga pemilik Klinik Mitra Ananda, menghanguskan lima kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api melalap dua unit mobil, yakni Honda CRV dan Toyota Fortuner, serta tiga sepeda motor masing-masing Yamaha Mio Soul, Yamaha Nmax, dan satu unit motor listrik yang terparkir di dalam garasi.
Jajaran Polsek Ilir Barat I Palembang bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula dari munculnya kilatan cahaya di area garasi yang terekam kamera CCTV klinik. Upaya pemadaman sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar dan menyambar kendaraan di sekitarnya.
Saksi lain juga mengungkapkan sempat terdengar beberapa kali ledakan dari arah tiang listrik di dekat lokasi sebelum api membesar. Dugaan sementara, percikan api akibat korsleting listrik dari tiang tersebut menyambar atap garasi hingga memicu kebakaran.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.
Polisi telah memasang garis polisi dan mengamankan TKP. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terukur.
“Personel langsung bergerak setelah menerima laporan. Olah TKP dan pemeriksaan saksi sudah dilakukan. Kami akan memastikan penyebab kebakaran melalui pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya instalasi listrik.
“Jika menemukan jaringan listrik yang berpotensi membahayakan, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar,” tegasnya.
Meski api telah padam dan situasi kembali kondusif, penyelidikan masih terus dilakukan. Dugaan korsleting listrik kini menjadi perhatian serius aparat, guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang nyaris menimbulkan kerugian lebih besar.
Laporan : dapites















