PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi dengan menargetkan penambahan 100 titik kamera pengawas (CCTV) yang akan dipasang di berbagai wilayah sepanjang 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, memantau arus lalu lintas, serta mendukung pengawasan kawasan yang rawan banjir.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang, Kemas Haikal, mengatakan rencana penambahan CCTV tersebut telah masuk dalam perencanaan tahun 2026. Saat ini, pemerintah masih menyelesaikan kajian terkait mekanisme pengadaannya.
“Pemasangan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas di setiap wilayah. Kami berharap seluruh target 100 titik CCTV dapat terealisasi tahun ini sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujar Kemas Haikal.
Ia menjelaskan, pemasangan CCTV akan difokuskan di titik-titik strategis, seperti kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, persimpangan jalan, hingga wilayah yang kerap mengalami genangan dan banjir saat musim hujan.
Namun demikian, penambahan 100 unit CCTV dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan ideal Kota Palembang. Berdasarkan perhitungan pemerintah, sedikitnya dibutuhkan sekitar 1.000 titik CCTV agar sistem pemantauan dapat menjangkau seluruh wilayah secara maksimal.
Saat ini, sejumlah kamera pengawas telah terpasang di beberapa lokasi strategis, di antaranya kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Jembatan Ampera, serta sejumlah persimpangan utama di Kota Palembang.
Sementara itu, mantan Kepala Diskominfo Kota Palembang, Adhi Zahri, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, berharap kepemimpinan baru di Diskominfo dapat terus mendorong penguatan layanan digital dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan kota.
Dengan penambahan 100 CCTV tersebut, Pemkot Palembang berharap pengawasan kota menjadi lebih cepat, akurat, dan responsif dalam mendukung penanganan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari keamanan, kemacetan lalu lintas, hingga mitigasi banjir.















