BELU, Catatan Jurnalist — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers yang tergabung dalam Komunitas Media Pena Batas, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dalam mengawal arus informasi publik di wilayah perbatasan RI–RDTL.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja keimigrasian kepada masyarakat.
“Dukungan rekan-rekan media selama ini turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kami, terutama dalam pengawasan perbatasan dan pelayanan publik,” ujar Jusup di hadapan awak media.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kesiapan pelayanan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Meski terdapat penyesuaian jam operasional, yakni Senin–Kamis pukul 08.00–15.00 WITA dan Jumat hingga pukul 15.30 WITA, pelayanan di kantor maupun di Pos Lintas Batas (PLB) dipastikan tetap berjalan optimal.
Jusup berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan Komunitas Pena Batas terus terjaga secara konsisten. Menurutnya, semangat kebersamaan di bulan Ramadhan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas pelayanan di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pihak Imigrasi juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi media dalam menyebarluaskan informasi terkait kesiapan petugas di pos-pos lintas batas menjelang arus mudik dan arus balik Idul Fitri. Koordinasi yang solid antara Imigrasi dan media diharapkan mampu menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif bagi para pelintas batas.
Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan doa dan buka puasa bersama, menjadi simbol eratnya kemitraan antara aparat penegak hukum dan insan pers sebagai pilar keempat demokrasi di wilayah perbatasan Atambua.
Laporan : Haman Hendrikus














