Polisi Lakukan Pembinaan Terhadap Remaja Penghirup Lem di Jembatan Ampera yang Resahkan Warga

PALEMBANG, Catatan Jurnalist Aksi sekelompok remaja yang diduga menghirup lem di atas Jembatan Ampera, Palembang, viral di media sosial dan memicu keresahan warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan penyisiran di kawasan Pasar 16 Ilir hingga bawah Jembatan Ampera, Selasa (26/5/2026).

Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan sejumlah anak di bawah umur yang berada di lokasi. Mereka kemudian didata dan diberikan pembinaan guna mencegah terulangnya aktivitas yang dinilai membahayakan tersebut.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menegaskan bahwa pihak kepolisian lebih mengedepankan langkah perlindungan dan pembinaan terhadap anak-anak tersebut, bukan semata penindakan hukum.

“Penanganan dilakukan dengan pendekatan humanis. Anak-anak ini perlu mendapat perhatian dan pembinaan agar tidak terjerumus lebih jauh,” ujarnya.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang serta pihak keluarga agar proses penanganan berjalan sesuai prosedur perlindungan anak.

Selain itu, Polda Sumsel mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di ruang publik. Pengawasan keluarga dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan zat berbahaya.

Kepolisian memastikan patroli di sejumlah titik rawan di Kota Palembang akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *