Program “Bantu Umak” Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem di Muba Turun Drastis dari 4,74%

BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mengentaskan kemiskinan terus menunjukkan hasil yang luar biasa. Melalui program “Bantu Umak” (Bantuan Tunai untuk Masyarakat Miskin), angka kemiskinan ekstrem di Muba turun drastis dari 4,74% di tahun 2022 menjadi hanya 0,47% pada tahun 2024.

Penurunan ini mencapai 4,27% hanya dalam dua tahun, sebuah pencapaian yang biasanya baru bisa diraih dalam kurun waktu 10 tahun!

“Kami berkomitmen penuh dalam mengurangi angka kemiskinan. Program Bantu Umak menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Muba serius dalam mensejahterakan masyarakat,” ujar Bupati Muba H M Toha, saat menghadiri penyerahan bantuan di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu, Rabu (26/3/2025).

Penyaluran Bantuan Umak Tahun 2025

Pemkab Muba, melalui Dinas Sosial, kembali menyalurkan bantuan tunai kepada 8.949 KK penerima manfaat di tahun 2025. Bantuan ini diberikan dalam rangka mendukung visi-misi Pemkab Muba dalam menuntaskan kemiskinan di wilayah tersebut.

“Saya tegaskan kepada camat dan lurah agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan, serta dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan sehari-hari,” tegas Bupati Toha.

Setiap KK menerima bantuan tunai sebesar Rp 325.000 yang diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain:

– Bupati Muba H M Toha

– Wakil Bupati Muba Rohman

– Pimpinan Bank BRI Cabang Sekayu Heru

– Camat Sekayu Edi Heryanto SH MSi

– Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba

Capaian Program “Bantu Umak” dari Tahun ke Tahun

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Ardiansyah SE MM, memaparkan bahwa program Bantu Umak terus mengalami evaluasi dan peningkatan efektivitas dari tahun ke tahun:

– 2023: 12.661 Jiwa (7.248 KK)

– 2024: 9.774 Jiwa (5.471 KK)

– 2025: 8.949 KK

“Kami menargetkan kemiskinan ekstrem 0% dan kemiskinan makro turun menjadi satu digit pada tahun ini,” ujar Ardiansyah penuh optimisme.

Target Muba 2025: Kemiskinan 0%! Mungkinkah?

Pemkab Muba menegaskan bahwa target kemiskinan ekstrem 0% bukan sekadar angan-angan, melainkan misi nyata yang terus dikejar dengan berbagai kebijakan dan program strategis.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai target ini, antara lain:

– Penyaluran bantuan tunai secara langsung kepada penerima manfaat.

– Verifikasi dan validasi penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

– Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pelatihan dan UMKM.

– Penguatan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan sektor swasta.

“Kami berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder, Kabupaten Muba bisa menjadi contoh sukses dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia,” pungkas Bupati Toha.

Masyarakat Muba: Merasakan Manfaat Langsung

Bantuan yang disalurkan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Siti (45), warga Sekayu, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan harian. Semoga program ini terus berjalan dan semakin banyak yang terbantu,” ungkapnya.

Laporan : Agus E.W

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *