OGAN ILIR, Catatan Jurnalist – Kondisi memprihatinkan terjadi di ruas Jalan Lingkar Selatan, Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tumpukan sampah yang menggunung di tepi jalan selama berbulan-bulan kini menimbulkan aroma tidak sedap dan berubah menjadi tempat pembuangan liar.
Hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dari pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut. Minimnya pengawasan, ketiadaan papan imbauan, serta tidak adanya spanduk larangan membuang sampah diduga menjadi penyebab masyarakat terus menjadikan lokasi itu sebagai tempat pembuangan.
Akibatnya, selain merusak pemandangan dan mencoreng wajah kawasan, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi mencemari lingkungan. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga maupun pengguna jalan yang melintas.
Taupik, salah seorang pengguna jalan, mengaku terganggu dengan situasi tersebut. Ia menilai, jika tidak segera ditangani, penumpukan sampah akan semakin parah.
“Kami berharap ada tindakan cepat dari dinas terkait. Sampah ini mengganggu kenyamanan, mencemari lingkungan, dan bisa menimbulkan masalah kesehatan,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).
Warga pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup bersama pemerintah setempat segera turun tangan melakukan pembersihan, sekaligus mengambil langkah tegas agar lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kawasan yang sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran.













