JAKARTA, Catatan Jurnalist — Pemerintah memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.
Kepastian ini disampaikan usai pemantauan langsung di Pasar Minggu oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Hasil pemantauan lapangan serta data SP2KP menunjukkan tren penurunan harga pada sejumlah komoditas utama, seperti beras, gula, Minyakita, bawang merah, cabai, kedelai, dan bawang putih. Harga Minyakita tercatat turun sekitar 7,5 persen menjadi Rp15.800 per liter.
Sementara itu, komoditas seperti daging sapi, ayam ras, dan telur ayam ras masih mengalami dinamika harga, namun tetap dalam pengawasan pemerintah.
Dari sisi ketersediaan, stok pangan dipastikan aman. Beras, jagung, daging ayam, telur, hingga sayuran berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan pemerintah terus melakukan pemantauan langsung guna menjaga stabilitas harga dan pasokan.
“Stok pangan banyak dan aman. Meski ada fluktuasi harga, pemerintah akan terus melakukan intervensi melalui pasar murah dan pemantauan harian,” ujarnya.
baca juga :
Di tengah dinamika global, termasuk potensi konflik geopolitik, ketahanan pangan nasional dinilai tetap terjaga karena mayoritas kebutuhan dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Pemerintah pun memastikan distribusi berjalan lancar dan mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Rilis : Kemenko Pangan RI















