PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang yang baru, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, di ruang tamu Wakil Gubernur Sumsel, Selasa (7/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum perkenalan pejabat baru di jajaran Lanud SMH Palembang sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan TNI Angkatan Udara dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Sumsel.
Dalam pertemuan itu, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Danlanud SMH Palembang yang baru.
“Saya Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1999. Sebagai pejabat baru di Sumatera Selatan, kami siap menjalin kerja sama dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel. Kami juga mengharapkan dukungan agar pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan dengan baik,” ujar Asep.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya di Bumi Sriwijaya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus memperkuat hubungan yang telah terjalin baik dengan Lanud SMH Palembang.
“Selamat datang di Sumatera Selatan. Kami berharap kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Lanud SMH Palembang semakin erat. Sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan terus berlanjut sehingga pelaksanaan tugas, baik dalam mendukung pembangunan maupun menjaga keamanan daerah, dapat berjalan dengan optimal,” kata Cik Ujang.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Lanud SMH Palembang terhadap berbagai kegiatan pemerintah daerah dan berharap kolaborasi tersebut semakin kuat demi mendorong kemajuan Sumatera Selatan.
Turut mendampingi Danlanud SMH Palembang dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Personel (Kadispers) Letkol Adm Akhmad Yani, Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Mayor Pom Arfian Iswahyudi, serta Kepala Intelijen (Kaintel) Kapten Sus Ferry Harmawanto.












