OGAN KOMERING ILIR, Catatan Jurnalist — Hujan deras disertai petir kembali memicu insiden kelistrikan di Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Rabu malam (4/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, warga dikejutkan oleh suara letupan keras disertai pijaran api di atas salah satu tiang listrik yang berada di kawasan permukiman.
Saksi mata menyebutkan, pijaran cahaya putih menyerupai kembang api muncul beberapa detik, disertai gemericik letupan, sebelum akhirnya meredup dan menghilang. Tak lama berselang, aliran listrik ke rumah-rumah warga pun padam, membuat sebagian wilayah Desa Embacang gelap gulita.
“Baru saja kejadian. Sambungan kabel listrik di atas tiang itu tersambar petir. Ini bukan yang pertama, sudah sering terjadi. Kalau tidak salah, ini kejadian kelima kalinya saat hujan lebat disertai petir,” ujar Haryandi (42), warga setempat, kepada Catatan Jurnalist.
Menurut Haryandi, insiden serupa juga terjadi pada 7 November 2025 lalu, dan yang mengherankan, titik kejadiannya selalu berada di lokasi yang sama. Tiang listrik tersebut diketahui berada tak jauh dari sebuah tower Telkom.
“Kami menduga tower itu punya penangkal petir, tapi justru tiang listrik yang posisinya lebih rendah di dekatnya selalu jadi sasaran. Entah kabel atau trafo PLN yang kena, tapi akibatnya selalu sama: listrik padam,” jelasnya.
Akibat kejadian ini, sekitar separuh permukiman warga Desa Embacang mengalami pemadaman listrik. Warga pun mempertanyakan keandalan dan sistem pengamanan jaringan listrik di wilayah tersebut, mengingat insiden serupa terus berulang tanpa solusi permanen.
“Kami bingung, kenapa setiap hujan deras dengan petir, jaringan di tiang itu selalu tersambar. Ada lonjakan tegangan, terbakar, lalu listrik mati. Sampai kapan ini dibiarkan?” keluh Haryandi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pasti kejadian maupun langkah antisipasi agar .
Laporan : Novan














