Turis Malaysia Jadi Korban Copet di Pasar 16 Ilir, Tas Dibuka Saat Berdesakan

PALEMBANG, Catatan Jurnalist Citra wisata Kota Palembang kembali tercoreng setelah seorang wisatawan asal Malaysia menjadi korban pencopetan saat berbelanja di kawasan Pasar 16 Ilir, Minggu (31/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Mohamed bin Jamaluddin (56). Ia mengaku kehilangan uang tunai senilai sekitar Rp15 juta setelah diduga menjadi sasaran aksi pencopet saat berada di pusat perdagangan tradisional tersebut.

Mohamed yang baru tiba dari Malaysia bersama sejumlah rekannya mengaku tidak menyangka kunjungannya ke Palembang harus berakhir dengan pengalaman pahit.

“Saya baru datang dari Malaysia. Saat sedang berada di Pasar 16 Ilir, uang saya ternyata dicopet,” ungkap Mohamed kepada wartawan.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat sedang berbelanja, seorang pria tak dikenal tiba-tiba mendekatinya dan mendorong tubuhnya dengan gerakan yang dianggap mencurigakan.

“Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang tidak dikenal mendorong tubuh saya,” katanya.

Awalnya Mohamed tidak menaruh curiga. Namun beberapa saat kemudian ia terkejut saat melihat tas selempang yang dibawanya sudah dalam keadaan terbuka.

“Saya langsung mengecek isi tas dan ternyata uang yang saya simpan sudah hilang,” ujarnya.

Uang yang raib terdiri dari Rp11 juta dalam mata uang rupiah dan sekitar 1.000 Ringgit Malaysia. Setelah menyadari menjadi korban pencopetan, Mohamed bersama rekannya sempat berupaya mencari pelaku di sekitar lokasi kejadian, namun tidak membuahkan hasil.

Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang agar pelaku dapat segera ditangkap.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan serta rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke pusat-pusat keramaian agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, khususnya pencopetan yang kerap memanfaatkan kelengahan korban di tengah keramaian pasar.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *