OGAN KOMERING ILIR, Catatan Jurnalist — Anggur, siapa tidak menyukai buah yang satu ini. Buah anggur biasanya tumbuh subur di wilayah beriklim sedang hingga subtropis dengan musim kemarau panjang dan sinar matahari cukup, seperti di Eropa, Amerika, dan beberapa daerah di Indonesia seperti Bali (Buleleng, Gianyar), Jawa Timur (Probolinggo, Pasuruan, Situbondo), siapa mengira ditangani Tri Manus, Warga Kecamatan Tulung Selepan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (31/12/2025).
Viralnya tanaman anggur di media sosial, kebun anggur milik Ri Manus ini mencuri perhatian Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Kunjungan dilakukan bersama Bupati OKI Muchendi Mahzareki sebagai bentuk apresiasi terhadap kebun anggur yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik karena keberhasilannya dikembangkan di wilayah yang tidak biasa dikenal sebagai sentra tanaman anggur.
Saat meninjau langsung lokasi kebun, Herman Deru mengaku apa yang disaksikannya sesuai dengan informasi yang selama ini beredar di masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan kebun anggur tersebut merupakan hasil dari rekayasa dan penerapan ilmu pengetahuan, serta keberanian dan ketekunan pengelolanya dalam membudidayakan tanaman anggur di daerah yang memiliki tantangan tersendiri.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Lokasinya jauh dari ibu kota dan bukan daerah yang identik dengan tanaman anggur. Namun, dengan inovasi dan pengelolaan yang tepat, sektor pertanian tetap bisa berkembang,” ujar Herman Deru.
Gubernur berharap kebun anggur ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi semata, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran.
Ke depan, kebun tersebut dinilai berpotensi dikembangkan menjadi tempat kelas atau pelatihan budidaya anggur, sehingga dapat menjadi media berbagi pengetahuan bagi masyarakat luas.
Baca Juga :
Tutup Tahun 2025, Gubernur Sumsel Road Show Infrastruktur Dua Kabupaten
Selain itu, Herman Deru juga mendorong agar kebun anggur ini dikembangkan sebagai destinasi wisata lokal sekaligus wisata edukatif.
Dengan konsep tersebut, kebun anggur diharapkan mampu menjadi usaha kreatif yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus menginspirasi pengembangan sektor pertanian berbasis inovasi.
Di kebun tersebut terdapat beberapa jenis anggur, di antaranya anggur jenis Trans berwarna hijau serta jenis Jupiter berwarna merah gelap yang dikenal memiliki rasa sangat manis menyerupai permen. Lokasinya pun cukup strategis karena berada tidak jauh dari Pasar Ikan Baru, Tulung Selapan.
Kunjungan ke kebun anggur ini juga sekaligus meninjau sejumlah project Pembangunan di Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKI menggunakan dana bantuan gubernur tahun anggaran 2025.
Laporan: Dede Sunarya













