Wakil Ketua DPRD PALI Minta Publik Hormati Proses Hukum yang Menjerat Wakil Bupati

PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Kasus hukum yang tengah menjerat Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk jajaran pimpinan DPRD Kabupaten PALI.

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, menyampaikan keprihatinannya atas persoalan hukum yang kini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum. Meski demikian, ia mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Menurut Firdaus, penanganan perkara yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan harus diberikan ruang untuk berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami prihatin atas peristiwa ini. Namun kami menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan dan pembuktian kepada Kejati Sumsel sesuai dengan ketentuan KUHAP yang berlaku,” ujar Firdaus dalam keterangannya kepada Catatan Jurnalist, Rabu (04/06/2026) pagi.

Di tengah proses hukum tersebut, Firdaus menegaskan pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Ia memastikan DPRD akan tetap menjalankan fungsi pengawasannya agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh menjadi pihak yang dirugikan akibat dinamika hukum yang sedang berlangsung.

“Tugas kami adalah memastikan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat. Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Firdaus juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sebagai prinsip dasar dalam sistem hukum Indonesia. Ia menilai setiap orang yang sedang menjalani proses hukum tetap memiliki hak untuk dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Kita tetap memegang teguh asas praduga tak bersalah. Sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, setiap orang harus dianggap belum bersalah. Mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional,” katanya.

Baca juga :

Lebih lanjut, Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak menjadikan kasus yang masih berproses sebagai ruang untuk membangun opini yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas daerah, mendukung proses hukum yang berlangsung secara transparan, serta memastikan pelayanan pemerintah kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Yang terpenting saat ini adalah menjaga stabilitas daerah, menghormati proses hukum, dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal dari pemerintah,” pungkasnya.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *