56 Ribu Pelanggan Eks MEP di Muba Sudah Migrasi Listrik PLN

MUSI BANYUASIN, Catatan Jurnalist Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama PT PLN (Persero) terus mempercepat proses migrasi pelanggan listrik eks MEP ke layanan PLN. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 56.719 pelanggan telah berhasil beralih atau mencapai sekitar 72 persen dari total pelanggan.

Percepatan migrasi tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Progres Penyediaan Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) di Kabupaten Musi Banyuasin yang digelar secara virtual, Selasa (12/5/2026), di Ruang Rapat Korpri Kabupaten Muba.

Bupati Muba, Toha Tohet melalui Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Iskandar Syahrianto, menegaskan batas akhir migrasi pelanggan ditetapkan pada 15 Mei 2026.

“Jika pelayanan dihentikan, otomatis pelanggan MEP tidak lagi mendapatkan aliran listrik. Karena itu kami mengimbau masyarakat segera beralih ke PLN sebelum tenggat waktu yang ditentukan,” tegas Iskandar.

Untuk mempermudah masyarakat, PLN telah menyiapkan layanan one stop service dengan sistem pembayaran langsung di lokasi sekaligus pemasangan listrik. Petugas PLN juga disiagakan di wilayah-wilayah pelanggan eks MEP di Kabupaten Muba.

Iskandar memastikan mulai 15 Mei 2026 seluruh pelayanan listrik pelanggan eks MEP sudah sepenuhnya beralih ke PLN.

“Peralihan ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan layanan kelistrikan yang lebih baik dan maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menginstruksikan para camat membentuk tim pendataan di lapangan guna membantu mempercepat proses migrasi sekaligus mengatasi berbagai kendala teknis yang dihadapi masyarakat.

“Kami optimistis target penyelesaian migrasi pada pertengahan Mei dapat tercapai,” katanya.

Sementara itu, SRM Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW S2JB, Wira Bhakti Dharma, mengatakan proses migrasi terus berjalan signifikan.

“Total pelanggan yang sudah melakukan migrasi mencapai 56.719 pelanggan atau sekitar 72 persen. PLN menargetkan seluruh proses peralihan selesai pada 15 Mei 2026,” jelasnya.

Terkait biaya penyambungan, Wira memastikan PLN telah menyiapkan skema cicilan agar masyarakat lebih mudah melakukan migrasi.

“Skema pembayaran cicilan untuk biaya penyambungan sudah disiapkan, termasuk biaya NIDI dan SLO. Untuk pelanggan daya 900 VA, biaya NIDI dan SLO sebesar Rp100 ribu sudah termasuk pajak dan biaya lainnya,” pungkasnya.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *